Mall dan Perilaku Konsumtif Masyarakat Urban

Main Article Content

Tuti Alawiyah
Nofal Liata

Abstract

This study aims to explore the consumptive behaviour of people in a modern shopping centre, namely the Mall. Today the Mall is not just a shopping centre or just a place of prestige for some people. Mall at this time has formed a behaviour that reinforces individualism and consumer behaviour without realizing it. This reality is a consequence of an urban society that influenced by capitalist forces in shaping people's behaviour for profit.  In this article, the author uses a literature study approach with primary data sources in the form of theoretical literacy related to consumer behaviour and secondary data from electronic media about Mall development. The pattern of consumptive behaviour in the Mall shopping centre which has been considered reasonable keeps the community in the grip of the capitalist. Make society more individualistic and consumptive behaviour.


Studi ini bertujuan mengkaji tentang perilaku konsumtif masyarakat di tempat pembelanjaan modern yaitu Mall. Saat ini Mall tidak hanya menjadi pusat berbelanja semata, ataupun hanya sebagai tempat prestise bagi sebagian masyarakat. Mall pada masa sekarang ini telah membentuk suatu perilaku yang mempertegas individualisme dan perilaku konsumtif tanpa sadar. Realitas ini adalah konsekuensi dari masyarakat urban yang dipengaruhi kekuatan kapitalis  dalam membentuk perilaku masyarakat demi meraih keuntungan.  Dalam artikel ini penulis menggunakan pendekatan studi literatur dengan sumber data primer berupa literasi teoritis berkaitan dengan perilaku konsumtif dan data sekunder  dari media elektronik tentang perkembangan Mall. Pola perilaku konsumtif di pusat perbelanjaan Mall yang telah di anggap wajar,  justru membuat masyarakat terus berada dalam cengkeraman kapitalis. Membuat masyarakat semakin individualis dan berperilaku konsumtif.

Article Details

How to Cite
Alawiyah, T., & Liata, N. (2020). Mall dan Perilaku Konsumtif Masyarakat Urban. Jurnal Sosiologi Agama Indonesia (JSAI), 1(2), 161-181. https://doi.org/10.22373/jsai.v1i2.526
Section
Research Articles

References

Beilhartz, P. (2003). Teori-teori Sosial. Pustaka Pelajar.
Budiman, A. (1995). Teori Pembangunan Dunia Ketiga. Gramedia Pustaka Utama.
Chaney, D. (1996). Lifestyles; Sebuah Pengantar Komprehensif. Jalasutra.
Fakih, M. (2002). Jalan Lain: Manifesto Intelektual Organic. Pustaka Pelajar.
Fakih, M. (2004). Masyarakat Sipil Untuk Transformasi Sosial: Pergolakan Ideology LSM Indonesia. Pustaka Pelajar.
Giddens, A. (2007). Kapitalisme Dan Teori Social Modern. UI-Press.
Kuntowijoyo. (2006). Budaya Dan Masyarakat. Tiara Wacana.
L.Berger, P. (1990). Revolusi Kapitalis.
Lechte, J. (2001). 50 Filsuf Kontemporer. Kanisius.
Lee, M. J. (2006). Budaya Konsumen Terlahir Kembali; Arah Baru Modernitas Dalam Kajian Modal, Konsumsi, Dan Kebudayaan. Kreasi Wacana.
Muhtarom. (2005). Reproduksi Ulama Di Era Globalisasi; Resistensi Tradisional Islam (Yogyakarat. Pustaka Pelajar.
Partanto, P. A., & Barry, M. D. Al. (1994). Kamus Ilmiah Populer. Arloka.
Piliang, Y. A. (1998). Sebuah Dunia yang Dilipat. Mizan.
Ritzer, G. (2004). Teori Sosiologi Modern. Prenada Media.
Ritzer, G. (2003). Teori Sosial Postmodern. Kreasi Wacana.