Nilai-Nilai Karakter Pemuda Islam dalam Surah Yusuf Ayat 30–35 serta Penerapannya dalam Masyarakat Kontemporer
DOI:
https://doi.org/10.22373/quranicum.v2i2.8415Keywords:
Etika Qur’ani, Pemuda, QS. YusufAbstract
Abstract
Abstract: This article examines the ethical values reconstructed from QS. Yusuf verses 30–35 are based on the interpretation of a number of classical and contemporary mufassir. These verses textually describe the social dynamics in the Egyptian court environment, the moral test of the Prophet Joseph, and the ethical choice between yielding to the temptation of immorality or accepting the social consequences of imprisonment. This study uses a qualitative method with a thematic-analytical interpretation approach and library research. The results of the analysis show that the interpretation of the mufassir of these verses contains ethical principles in the form of i'tiṣām min al-muḥarramāt (shunning forbidden behavior), taqdīm al-masyaqqah fī al-dunyā 'alā al-masyaqqah fī al-ākhirah (prioritizing worldly risks for the sake of ukhrawi safety), al-tawakkul 'alā Allāh (trusting in Allah), and al-du'ā' ilā Allāh (prayer orientation that is exclusive to Allah SWT). Based on these findings, this study recommends reading and interpreting the QS. Yusuf verses 30–35 as a source of contextual ethical reflection for the character development of Muslim youth in the modern era.
Abstrak: Artikel ini mengkaji nilai-nilai etis yang direkonstruksi dari QS. Yusuf ayat 30–35 berdasarkan penafsiran sejumlah mufassir klasik dan kontemporer. Ayat-ayat tersebut secara tekstual menggambarkan dinamika sosial di lingkungan istana Mesir, ujian moral Nabi Yusuf, serta pilihan etis antara tunduk pada godaan maksiat atau menerima konsekuensi sosial berupa pemenjaraan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan tafsir tematik-analitis dan analisis kepustakaan (library research). Hasil analisis menunjukkan bahwa penafsiran mufassir terhadap ayat-ayat tersebut memuat prinsip etis berupa i‘tiṣām min al-muḥarramāt (menjauhi perilaku terlarang), taqdīm al-masyaqqah fī al-dunyā ‘alā al-masyaqqah fī al-ākhirah (mendahulukan risiko duniawi demi keselamatan ukhrawi), al-tawakkul ‘alā Allāh (tawakal kepada Allah), serta al-du‘ā’ ilā Allāh (orientasi doa yang eksklusif kepada Allah SWT). Berdasarkan temuan tersebut, penelitian ini merekomendasikan pembacaan dan penafsiran QS. Yusuf ayat 30–35 sebagai sumber refleksi etis yang kontekstual bagi pembinaan karakter pemuda Muslim di era modern.
References
(IAIN), Institut Agama Islam Negeri Kandari. “Filsafat Konteks dalam Konteks Pemikiran Etis Modern dan Ambiguitas Islam dan Humanisme: Dilema dan Menatap Masa Depan.” Filsafat Benda dalam Konteks Berpikir, 1 juni 2017: Vol. 11
Ahmed, Jamal. “Biografi Fakhr al-Din al-Razi dan dan Metodologi Menafsirkan Tafsir Mafatihul Ghaib.” Dalam Perkembangan Kepribadian Islam. 22 juni 2010.
Ar-Rozi, Abu Abdullah Muhammad Bin Umar Bin Hasan Bin Husain At-Taimi. Dalam Mafatihul Ghaib-Tafsir Al-Kabir, bagian 18 dan hal. 133-134. Beirut: Dar kebangkitan warisan Arab, 1420 H.
As-Shabuni, Muhammad Ali. Dalam Shofwatuttafasiir, 49. Kairo: Dar As-Sabouni, 1417 H - 1997 M.
Aziz, Saiful. Maslahah mursal dalam posisinya sebagai sumber hukum Islam. Rabu, 29 April 2020.
Az-Zuhaili, Wahbah Bin Syaikh Mustofa. Dalam Tafsir Al-Munir fill Aqidah Wassyariah Wanmanhaaj, bagian 12 halaman : 589-590. Beirut (Lebanon): Dar Al-Fikr Al-Muaser, 1991.
Az-Zuhaili, Wahbah Bin Syaikh Mustofa. Dalam Tafsir Al-Munir fill Aqidah Wassyariah Wanmanhaaj, Bagian 12, hal. 591. Beirut (Lebanon): Dar Al-Fikr Al-Muaser, 1991.
Baidan, dan Nasruddin. Dalam Perkembangan Tafsir Alquran di Indonesia, 17. Surabaya, Jawa Timur: Seri Tiga Buku Mandiri, 2003.
Bidawi, Hamid. “Pengantar Tafsir Surat Yusuf. Nama dan Manfaat Membacanya.” Dalam Hadits Syariah. 16 Juni 2020.
Budi. “Sejarah Cerita Ibnu Abi Hatim.” Dalam Layanan Penulisan dan Dokumentasi Islam. Rabu 7 September 2022.
Dhaif, Syauqi. Mu’jam Al-Wasit,. Kairo: Perpustakaan Internasional As-Shuruk, , 2010.
Fadli, Rizqi Maulana. “Perjalanan Syaikh Ali AS-Shabouni, biografi dan perjalanan Ilmunya.” Dalam Hadist Syariah. 20 Maret 2021.
GCFGlobal. Mengajar Anak Tentang Keamanan Internet. t.thn. https://edu.gcfglobal.org/en/tr id-internet-safety-for-kids/mengajarkan-anakanak-tentang- keamanan-internet/1/# (diakses mei 18, 2023).
Hasani. “biografi singkat Hiba Al-Zuhaili: profil, pendidikan, karya dan gagasan.” Dalam Wasilah. 17 September 2021.
Hisyam, Muhammad Naufal. “Imam al-Baydawi dan Indikasi tentang Sikap Positif Ulama Terdahulu dalam Menghadapi Perbedaan Pendapat di Antara Aliran-aliran.” Dalam kartu identitas perusahaan Islam. 1 Desember 2022.
Indonesia, CNN. Pembobolan pasangan condet jadi tersangka zina. Selasa 23 November 2021. https://www.cnnindonesia.com/nasional/20211123093422-12-724755/pasangan-digerebek-di- condet-jadi-tersangka-zina (diakses mei 17, 2023).
Izzan, Ahmad. Dalam Metodologi Ilmu Tafsir, 18. Bandung: Berpikir, 2014.
Laila, Siti. “berjudul konsep pendidikan islam bagi generasi muda dari perspektif Qur’an surah .” Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan UNSIQ Jawa , Januari-Juni 2018.: Vol. 1, Edisi 1.
Manan, Saiful. ““Pengembangan Kemampuan Mental Melalui Teladan dan Pengembalian.” Jurnal Pendidikan Agama Islam - Pendidikan, - (2017): Vol. 15 No.1 hal:52.
Muhammad Bin Jarir Bin Yazid Bin Katsiir bin Ghalib Al-Amili, Abu Jaafar At-Thabari. Dalam Jami'ul Bayan Fii Ta'wilil Qur'an, bagian 16 dan halaman 90. Yayasan Ar-Risalah, 1420 H-2000 M.
Nurasieh, Waji. “Etika Islam dan Media Sosial Bagi Milenial: Kajian Surat Al-Asr.” Al- Mushbah, 1 Januari-Juni 2020: Jilid 16 Edisi : 154:155.
Pare, Kum. 9 Contoh Perilaku Tawakul dalam Kehidupan. 25 September 2022.
Pratumo, Raden Indra. Muslim Tawakkal. t.thn. https://muslim.or.id/30-tawakkal.html (diakses Maret 23, 2019).
Qadir, Raya. “Surah Yusuf Ayat 4: Memahami Pentingnya Iman dan Sabar.” Dalam The Rumi Qur'an. 13 Maret 2023.
Quest, Islamic. Apakah penafsiran firman Tuhan Yang Maha Esa kepada selain Rasul dan Rasul-Nya? t.thn. https://www.islamquest.net/id/archive/fa5370 (diakses Mei 18, 2023).
Santoso. “Amalan Shalat Nabi Yusuf dan Cara Mengamalkannya.” Dalam YM BLOG. 2016.
tahun, RUU kepemudaan dan teks akademik yang menyertainya pada awalnya menetapkan rentang usia 18 hingga 35. “Batasan awal 18 tahun memiliki alasan yang masuk akal untuk tidak mengganggu definisi "anak" (0-17 tahun) yang diatur oleh undang-undang dan peraturan baru lainnya (terkait dengan perlindungan anak), tetapi batas akhir 35 tahun telah diusulkan tanpa kontr.” Minpura,30,36., tidak ada tahun.
Ubaidu, dan Yunus Hasan. “Tafsir al-Qur'an: Sejarah Tafsir dan Metode Para Mufassir .” Dalam Studi dan Investigasi di Jalan Penafsiran dan Metodologi. Jakarta: Gaya Media, 2007.
Zuhaili, Wahbah. Dalam Tafsir Al-Munir fill Aqidah Wassyariah Wanmanhaaj, 587. Damaskus, 1426 H - 2005 M.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Taufik Ilham Pranata

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish in QURANICUM: Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International (CC BY-NC-SA 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work. (See The Effect of Open Acces)








