Tingkat Pemahaman Mahasiswa Uin Ar-Raniry Tentang Ayat-Ayat Larangan Tabdhir Dalam Al Qur’an

Authors

  • Alfia Rahmi Pascasarjana Uin Ar-Raniry Banda Aceh

DOI:

https://doi.org/10.22373/quranicum.v2i2.6790

Keywords:

Tabdhir, Pemahaman, Al-Qur’an

Abstract

Abtract: The Qur'an has talked a lot about the prohibition of wasteful behavior. However, in reality, wasteful behavior still occurs, both among ordinary people and among students. The main issue in this study is the understanding of the verses prohibiting tabdhir behavior from the perspective of UIN Ar-Raniry students. The method used to answer the above problem is a qualitative method with the type of research (field research) and data collection techniques through interviews and observations. The results of the study found that UIN Ar-Raniry Banda students' understanding of the meaning of the word “redundant” is good. But in general, their knowledge of the verses of the Qur'an that prohibit wasteful behavior is still limited. Among the verses about waste, the majority of students know about the verses of waste in Surah al-Isra' verse 27 and very few students mention Surah al-A'raf verse 63 as a reference regarding the prohibition of wasteful behavior. This diversity and limited understanding is possible due to the factor of lack of interest in reading, which causes them not to explore more deeply about this theme in the literature, including the Qur'an. While related to the practice of verses related to tabdhir, students of UIN Ar-Raniry Banda often apply these principles in their daily lives, but there is also recognition that they are negligent in applying them and also due to factors that are not single, including social environment, friendship, lifestyle, and limitations in time management. Therefore, messages about the prohibition of waste should be alive among students.

Abstrak:  Al-Qur'an telah banyak berbicara tentang larangan perilaku boros. Namun, pada kenyataannya, perilaku boros masih terjadi, baik di kalangan masyarakat awam maupun di kalangan mahasiswa. Persoalan utama dalam penelitian ini adalah bagaimana pemahaman ayat-ayat larangan perilaku tabzir dari sudut pandang mahasiswa UIN Ar-Raniry. Metode yang digunakan untuk menjawab permasalahan di atas adalah metode kualitatif dengan jenis penelitian (field research) dan teknik pengumpulan data melalui wawancara dan observasi. Hasil penelitian menemukan bahwa pemahaman mahasiswa UIN Ar-Raniry Banda terhadap makna kata “boros” sudah baik. Namun secara umum, pengetahuan mereka terhadap ayat-ayat Al-Qur'an yang melarang perilaku boros masih terbatas. Di antara ayat-ayat tentang boros, mayoritas mahasiswa mengetahui tentang ayat boros pada surat al-Isra' ayat 27 dan sangat sedikit mahasiswa yang menyebutkan surat al-A'raf ayat 63 sebagai rujukan terkait larangan perilaku boros. Keragaman dan keterbatasan pemahaman ini dimungkinkan karena faktor kurangnya minat baca, yang menyebabkan mereka tidak mengeksplorasi lebih dalam tema ini dalam literatur, termasuk Al-Qur'an. Terkait praktik ayat-ayat yang berkaitan dengan tabzir, mahasiswa UIN Ar-Raniry Banda seringkali menerapkan prinsip-prinsip ini dalam kehidupan sehari-hari, tetapi ada juga yang menyadari bahwa mereka lalai dalam menerapkannya dan juga disebabkan oleh faktor-faktor yang tidak tunggal, termasuk lingkungan sosial, pertemanan, gaya hidup, dan keterbatasan dalam manajemen waktu. Oleh karena itu, pesan-pesan tentang larangan membuang-buang sampah seharusnya tetap hidup di kalangan mahasiswa.

References

Al-Asfani, A.R. Al-Mufradat Fi Gharibil Al-Qur’an. Jil.1. Terj. Ahmad Zaini Dahlan. Depok: Pustaka Khazanah Fawaid, 2017.

Al-Maraghi, Ahmad Mustafa. Tafsir Al- Maraghi. Mesir: Mustafa al-Babi al-Halabi, 1974.

Bahasa, Pusat. Kamus Besar Bahasa Indonesia Pusat Bahasa Edisi Keempat. Jakarta: 155

Gramedia Pustaka Utama, 2008.

Damanhuri. Akhlak Tasawuf. Banda Aceh: Yayasan Pena, 2010.

Enghariano, Desri Ari. “Pembacaan Wahbah Az-Zuhaili Terhadap Term Mubazir Dalam

Kitab Al-Tafsir Al-Munir.” AL FAWATIH: Jurnal Kajian Al-Qur’an Dan Hadis 3

(2022): 1–15.

Fahrial, Jihan, Fabelita Putri, Adhwaa Afrilya, Halimatussa M Ramba, Fitriani Tri, and

Wulan Dari. “Pengaruh Konformitas Teman Sebaya Terhadap Gaya Hidup

Mahasiswa BPI,” no. 4 (2025): 1–10.

Hamka. Tafsir Al Azhar. xv. Jakarta: PT Pustaka Panji Mas, 1999.

Imam Abu Ja’far Ibnu Jarir di Tahqiqkan Oleh Ahmad Abbdurrazaq Al Bakri, et al. Tafsir

At- Thabari, Jil.1. Jakarta: Pustaka Azzam, 2007.

James, Julian M. Dan John Alfred. The Accelerated Learning For Personality, Ter. Tom

Wahyu. Yogyakarta: Pustaka Baca, 2008.

Katsir, Ibnu. Tafsir Ibnu Katsir, Terj. M. ’Abdul Ghoffar, Cet. 1. Bogor: Pustaka Imam alSyafi’i, 2008.

Nafiati, Dewi Amaliah. “‘Revisi Taksonomi Bloom: Kognitif, Afektif Dan Psikomotorik’, Vol. 21, No. 2, 2021, Hlm. 156- 161.” Jurnal Humanika 21, no. 2 (2021): 156–61.

Perdana, Yogi Imam. “Penafsiran Fakhruddin Al-Razi Tentang Ayat-Ayat Israf Dan

Tabdhir Serta Relevansinya Dengan Kehidupan Modern.” HADHARAH: Keislaman

Dan Peradaban 12, no. 2 (2018): 2.

Qardhawi, Yusuf. Berinteraksi Dengan Al-Qur’an. Jakarta: Gemas Insani Press, 1999.

Qurthubi, Al-. Tafsir Al- Qurtubi, Terj. Dudi Rosyadi, Nashirul Haq, Fathurrahman.

Jakarta: Pustaka Azzam, 2008.

Sa’idul Mukhtarl, Faishol Shidiq, Haerul Kusuma, Muhammad Zahran Rafli. “Peran

Keluarga Sebagai Fondasi Utama Dalam Pembentukan Pendidikan Karakter Anak.”

Ar-Ruhul Ilmi : Jurnal Pendidikan Dan Pemikrian Islam 1, no. 01 (2025): 104–14.

Downloads

Published

2025-12-30

How to Cite

Rahmi, A. (2025). Tingkat Pemahaman Mahasiswa Uin Ar-Raniry Tentang Ayat-Ayat Larangan Tabdhir Dalam Al Qur’an. QURANICUM: Jurnal Ilmu Al-Qur’an Dan Tafsir, 2(2), 181–193. https://doi.org/10.22373/quranicum.v2i2.6790

Issue

Section

Articles

Similar Articles

1 2 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.