KOMPARASI ILMU BADI' IBNU MU'TAZ DAN ILMU BADI' KONTEMPORER

Main Article Content

Cut Sri Wahyuni
Tatik Maryatut Tasnimah

Abstract

Tujuan artikel ini adalah untuk mengetahui beberapa komparasi atau perbandingan antara ilmu Badi’ Ibnu Mu’taz dan ilmu Badi’ kontemporer. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif studi kepustakaan. Metode kualitataif yaitu suatu metode yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis dari buku-buku yang berkaitan dengan masalah penelitian. Hasil dari pembahasan ini, penulis merangkum bahwa dalam ilmu Badi’ Ibnu Mu’taz membahas delapan belas kaidah pokok materi bukunya dan membaginya menjadi dua bab. Bab pertama dinamai dengan al-Badi’ yang berisi 5 kaidah. Sedangkan bab kedua dinamai dengan Mahasinu al-Kalam, yang berisi 13 kaidah didalamnya. Adapun ilmu Badi’ kontemporer terdapat dua bagian yaitu Muhassinat Ma’nawiyah, yang beirisi didalamnya 5 kaidah dan Muhassinat Lafdziyah yang berisi 3 kaidah. Ilmu badi’ ini lebih jelas dan rinci juga mudah dipahami dari pada ilmu Badi’ Ibnu Mu’taz dikarenakan pada masa dahulu belum banyak yang menggunakan teori ini dan tidak menjelaskan dari beberapa definisi istilah-istilah tersebut, dan hanya menyebutkan contoh- contohnya saja.

Article Details

Section
Articles

References

Abd, al-Fattah Lasyay, 1999, al-Badi’ fi Dui Asalib al-Quran, Kairo: Dar al-Fikr.
Ahmad Nur Mizan, Rahmat Satria Dinata, 2020, Ibnu Mu’taz dan Kontribusinya Terhadap Ilmu Badi’, UIN Raden Intan Lampung: IMLAH: Islamic Manuscript of Linguistics and Humanity, Vol. 2, No. 2.
Al-Askari, 1419, Shnaa’ataini, Beirut: Al-Maktabah Al-Anshariyah.
Al-Hasyimi, Sayid Ahmad, 1994, Mutiara Ilmu Balaghah, (Diterjemahkan oleh Zuhri dan Ahmad Chumaidi), Surabaya, Mutiara Ilmu Surabaya.
Al-khatib, al-Qzwaini, 2003, al-Idah fi ‘Ulum al-Balaghah al-Ma’ani wa al-Bayan wa al-Badi’,
Beirut: Dar al-Kutub al-‘Ilmiyyah.
Ali, Al-Jarim, 2007, Al-Balghah wa Al-Wadhihah, Jakarta: Raudhah Paris.
Ali, Al-Jarim, Mustafa Amin, 1994, Terjemahan Al-Balgahatul Waadhihah, cet1, Bandung: Sinar Baru Algensindo.
Athaillah, bin Junaidy, 2012, Al-Sakakiy dan Perannya dalam Perkembangan Ilmu Balghah,
University Malaya, Tesis.
Daud, Lintang, 2018, Pesona Style Bahasa Arab Sebagai Bahasa Al-quran dan Awal Mula Perkembangan Ilmu Balghah, STAI Nurul Iman Parung-Bogor, Jurnal Al-Ashiriyyah, Vol. 4, No. 2.
Ibnu, Mu’taz, 1982, Kitab al-Badi’, Bairut: Dar al-Masirah.
Inggo, Nugroho, 2020, Pemakaian Uslub Al-Hakim Dalam Al-Quran, Universitas Pendidikan Indonesia Bandung, Lisanuna, Vol.10, No. 1.
Riyanto, Syahbani, 2018, Muhassinat Al-Ma’nawiyyah Fi Surati Al-Waqi’ah, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta: Jurnal Penelitian Bahasa, Sastra, dan Budaya Arab, Vol. 1, No. 2, Oktober.

Suhaimi, 2020, Keindahan-Keindahan Makna Dalam Al-Quran (Analisis tentang Thibaq dan Muqabalah), UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Jurnal Ilmiah Al-Mu’ashirah, Vol. 17, No. 1 Januari.
Yuangga, Kurnia Y, 2018, Gaya Bahasa Tauriyah dalam Ayat al-Quran, Universitas Gadjah Mada Yogyakarta, Arabiyatuna: Jurnal Bahasa Arab, Vol. 2, No. 1.