Analisis Berpikir Kritis Matematis Siswa SMP Ditinjau Berdasarkan Self Resiliensi
Abstract
Kemampuan berpikir kritis matematis merupakan kemampuan untuk menganalisis, mencipta dan menata gagasan, menarik kesimpulan, mengevaluasi argumen, dan pemecahan suatu permasalahan. Kemampuan ini sangat penting untuk dikuasai oleh siswa agar mampu membantu memecahkan masalah matematika secara efektif. Namun, kenyataannya kemampuan berpikir kritis belum terlalu difokuskan, sehingga siswa masih kesulitan dalam memecahkan masalah matematika. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan berpikir kritis matematis siswa ditinjau berdasarkan self-resiliensi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif jenis deskriptif. Subjek penelitian ini 5 orang siswa kelas IX MTsN 4 Banda Aceh, yaitu yaitu masing-masing siswa memiliki self-resiliensi sangat tinggi, tinggi, normal, rendah dan sangat rendah. Instrumen dalam penelitian ini adalah peneliti, soal tes kemampuan berpikir kritis matematis dan pedoman wawancara. Pengumpulan data dilakukan dengan tes tertulis dan wawancara. Teknik pengecekan keabsahan data menggunakan triangulasi waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa subjek dengan self-resiliensi yang lebih tinggi mampu menyelesaikan soal dengan lebih sistematis dibandingkan subjek dengan self-resiliensi sangat rendah.




