MENINGKATKAN KINERJA GURU KELAS IV, V DAN VI MELALUI SUPERVISI INDIVIDUAL DENGAN PENDEKATAN KOLABORATIF DI SD NEGERI 1 PENANGGALAN

Main Article Content

Saruddin Solin

Abstract

Abstract


This research is based on the low learning outcomes in Indonesian subjects in Penanggalan 1 Primary School. This happens because students have not yet reached the mastery of learning that is evident from the results of tests, even though Indonesian subjects are the main subjects and are subjects that are on the National Examination. The contributing factors include the learning process of some students lacking motivation to learn or low students absorption. In addition, many students do not understand what is conveyed by the teacher because the teacher is less able to manage learning and the poor performance of the teacher. These problems are expected to be overcome through mentoring to teachers through individual supervision with a collaborative approach in implementing teaching management, from planning, implementing teaching and learning processes, to evaluating. The purpose of this study is an increase in teacher performance which will have implications for an increase in student learning outcomes in Indonesian subjects. The method of this research is action research conducted in two cycles. Based on the results of the above action research it can be concluded: (1) Individual supervision with a collaborative approach gives an influence on improving the performance of teachers in grades IV, V and VI of Public Elementary School 1 impact on improving Indonesian language learning outcomes of students of SD Negeri 1 Penanggalan. Furthermore the researcher recommends: (1) Individual supervision with a collaborative approach can be done by the school principal towards teachers starting from planning learning, implementing learning, to evaluating learning outcomes, especially fourth grade teachers , V and VI of SD Negeri 1 Penanggalan; (2) In learning the teacher needs to be directed to prepare the media and learning resources well so that it is easy to carry out the learning process and the absorption of students becomes higher; (3) Schools are expected to help fund and finance the making of media and learning resources so that the difficulties of teachers in preparing media and learning resources that are more optimal can be overcome.


 


Keywords: Collaborative Individual Supervision, Improvement, Teacher Performance.


 


Abstrak


Penelitian ini bertolak dari rendahnya hasil belajar pada mata pelajaran Bahasa Indonesia di Sekolah Dasar Negeri 1 Penanggalan. Hal ini terjadi karena peserta didik belum mencapai ketuntasan belajar yang terlihat dari hasil-hasil tes, padahal mata pelajaran Bahasa Indonesia merupakan pelajaran utama dan merupakan mata pelajaran yang di Ujian Nasional. Faktor-faktor penyebabnya di antaranya adalah dalam proses pembelajaran sebagian peserta didik kurang memiliki motivasi belajar atau daya serap peserta didik rendah. Di samping itu banyak peserta didik yang tidak mengerti apa yang disampaikan oleh guru yang disebabkan guru kurang dapat mengelola pembelajaran dan rendahnya kinerja guru. Permasalahan tersebut diharapkan dapat diatasi melalui pendampingan terhadap guru melalui supervisi individual dengan pendekatan kolaboratif dalam melaksanakan pengelolaan pengajaran, mulai dari perencanaan, pelaksanaan proses belajar mengajar, sampai evaluasi. Tujuan penelitian ini adalah terjadinya peningkatan kinerja guru yang akan berimplikasi pada terjadinya peningkatan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran Bahasa Indonesia. Metode penelitian ini adalah dengan penelitian tindakan (action research) yang dilaksanakan dengan dua siklus. Berdasarkan hasil penelitian tindakan di atas dapat disimpulkan: (1) Supervisi individual dengan pendekatan kolaboratif memberikan pengaruh terhadap peningkatan kinerja guru kelas IV, V dan VI SD Negeri 1 Penanggalan baik komponen perencanaan pembelajaran mapun komponen pelaksanaan pembelajaran, dan (2) peningkatan kinerja guru tersebut berdampak pada peningkatan hasil belajar Bahasa Indonesia peserta didik SD Negeri 1 Penanggalan.Selanjutnya peneliti merekomendasikan: (1)      Supervisi individual dengan pendekatan kolaboratif dapat dilakukan oleh kepala sekolah terhadap guru mulai dari perencanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran, sampaidengan evaluasi hasil belajar, khususnya guru kelas IV, V dan VI SD Negeri 1 Penanggalan; (2) Dalam pembelajaran guru perlu diarahkan untuk mempersiapkan media dan sumber belajar dengan baik sehingga mudah untuk melaksanakan proses pembelajaran dan daya serap peserta didik menjadi lebih tinggi; (3) Sekolah diharapkan membantu pendanaan dan pembiayaan pembuatan media dan sumber belajar agar kesulitan-kesulitan guru dalam mempersiapkan media dan sumber belajar yang lebih optimal dapat diatasi.


 


Kata Kunci: Supervisi Individual Kolaboratif, Peningkatan, Kinerja Guru.

Article Details

Section
Articles