IMPROVING HISTORICAL MOTIVATION OF HISTORY STUDENTS OF CLASS XII OF SMA NEGERI 2 LHOKSEMAWE THROUGH EMPLOYEE METHOD

Main Article Content

Marliah

Abstract

Abstract
History lessons are considered the most boring lessons in learning history students tend to be less interested or less motivated. This is due to the history of the learning process that is always carried out in class to make history learning less interesting which will later affect student learning outcomes. One of the low student learning outcomes is caused by the student's unfocused learning process, the students unfocused could be due to lack of motivation from students in participating in learning. To increase motivation to learn history, we need a method that can arouse students' attractiveness to the subject, such as through the field trip method. This teaching method is expected to be able to support student learning motivation in history lessons. The problem of this research is whether the use of the field trip method as a method of teaching teachers can increase the motivation of students of class XII Lhoksemawe State High School in learning history. This research is a classroom action research. Data obtained through questionnaires, observation, and documentation. Data were analyzed descriptively as percentages. The results showed that in the first cycle the application of the Field Trip method of student activity following the teaching and learning process of history through that method increased to 70.40%. Observation results also showed that many students were actively asking questions, answering questions, giving opinions, interacting with groups, and working together in groups. This high activity is evidence of the students' motivation towards learning history but this value is still below the predetermined KKM value. In cycle II student activities began to increase with an average of 85.81% in the medium category and had reached the specified KKM. Observation results show students are more active in asking questions, answering, giving opinions, interacting with groups, and collaborating with groups. From the learning outcomes using the field trip method in history learning, the material discussed becomes more meaningful and interesting and provides challenges for students.


 


Keywords: Learning Motivation, Field Trip.


 


Abstrak


Pelajaran sejarah dianggap pelajaran paling membosankan dalam pembelajaran sejarah siswa cenderung kurang tertarik atau kurang termotivasi. Hal ini disebabkan karena sejarah proses pembelajaran yang selalu dilakukan di kelas membuat pembelajaran sejarah kurang menarik yang nantinya akan mempengaruhi hasil belajar siswa. Salah satu hasil belajar siswa yang rendah disebabkan oleh proses belajar siswa yang tidak fokus, siswa yang tidak fokus bisa jadi karena kurangnya motivasi dari siswa dalam berpartisipasi dalam pembelajaran. Untuk meningkatkan motivasi belajar sejarah, kita membutuhkan metode yang dapat membangkitkan daya tarik siswa terhadap subjek, seperti melalui metode kunjungan lapangan. Metode pengajaran ini diharapkan dapat mendukung motivasi belajar siswa dalam pelajaran sejarah. Permasalahan dalam penelitian ini adalah apakah penggunaan metode field trip sebagai metode pengajaran guru dapat meningkatkan motivasi siswa kelas XII SMA Negeri Lhoksemawe dalam pembelajaran sejarah. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Data diperoleh melalui kuesioner, observasi, dan dokumentasi. Data dianalisis secara deskriptif sebagai persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada siklus pertama penerapan metode Field Trip aktivitas siswa mengikuti proses belajar mengajar sejarah melalui metode tersebut meningkat menjadi 70,40%. Hasil pengamatan juga menunjukkan bahwa banyak siswa aktif bertanya, menjawab pertanyaan, memberikan pendapat, berinteraksi dengan kelompok, dan bekerja bersama dalam kelompok. Aktivitas tinggi ini adalah bukti motivasi siswa untuk belajar sejarah tetapi nilai ini masih di bawah nilai KKM yang telah ditentukan. Pada siklus II kegiatan siswa mulai meningkat dengan rata-rata 85,81% dalam kategori sedang dan telah mencapai KKM yang ditentukan. Hasil pengamatan menunjukkan siswa lebih aktif dalam mengajukan pertanyaan, menjawab, memberikan pendapat, berinteraksi dengan kelompok, dan berkolaborasi dengan kelompok. Dari hasil belajar menggunakan metode field trip dalam pembelajaran sejarah, materi yang dibahas menjadi lebih bermakna dan menarik dan memberikan tantangan bagi siswa.


 


Kata Kunci: Motivasi Belajar, Field Trip.

Article Details

Section
Articles