Budaya Masyarakat Suku Kluet Terhadap Tumbuhan Pangan Tradisional di Kecamatan Kluet Tengah Kabupaten Aceh Selatan
Keywords:
Budaya,Suku Kluet, Tumbuhan pangan, Kecamatan Kluet TengahAbstract
Masyarakat etnis Kluet Tengah hingga saat ini masih memanfaatkan berbagai jenis tumbuhan lokal sebagai bahan pangan tradisional yang diolah menjadi makanan khas. Penelitian ini bertujuan untuk memahami hubungan budaya masyarakat dengan tumbuhan pangan tradisiona. Berbagai jenis tumbuhan pangan tradisional di etnis Kluet Tengah merupakan tumbuhan pangan tradisional yang sering digunakan oleh masyarkat etnis Kluet Tengah yang memiliki nilai budaya yang tinggi karena terlibat dalam berbagai tradisi. terdapat hubungan antara budaya Masyarakat terhadap pemanfaatan tumbuhan sebagai bahan pangan. Dari empat esa yang menjadi respon terdapat 38% responden menjadwab setuju pada desa Malaka, dan tidak setuju 22%. Dalam tradisi masyarakat etnis Kluet Tengah, terdapat tumbuhan-tumbuhan khusus dan tertentu yang digunakan sebagai pangan tradisional, seperti maman, talas, pakis, dan nangka. Tumbuhan-tumbuhan ini tidak hanya memenuhi kebutuhan sehari-hari, tetapi juga digunakan dalam konteks budaya seperti acara pesta, sunatan, dan acara tahlilan dan doa bersama
References
Dewi Suanti, dkk, “Makna Tarian Landoq Sampot Bagi Masyarakat Kluet”, Jurnal Ilmiah Mahasiswa FISIP Unsyiah, Vol, 3, No, 2, 2018, h, 203.
Ensiklopedia Dunia, Kluet Tengah, Aceh Selatan, Diakeses pada tanggal 27 September 2024, https://p2k.stekom.ac.id/ensiklopedia/Kluet_Tengah,_Aceh_Selatan.
Fathul Yusro, dkk., “Pemanfaatan Tanaman Pangan Oleh Masyarakat Desa Sungai Muntik Kabupaten Sanggau”, Jurnal Hutan Lestari, Vol. 11, No. 2, (2023), h. 454.
Sapardi, “Analisis Pergeseran Kaidah Bahasa Kluet di Wilayah Kluet Tengah Kabupaten Aceh Selatan (Stuti Kasus Desa Mersak)”, Jurnal Ilmiah Mahasiswa, Vol. 4, No. 1, (2023), h.
Wijoyo, Ramuan Penyembuhan Maag, (Jakarta: Bee Media Indonesia, 2009), h. 15.
Yuli Kurniati, Diana Hernawati, dan Rinaldi Rizal Putra, “Etnobotani Tanaman Pangan di Desa Cigedug Kabupaten Garut”, Jurnal Matematika, Sains, dan Pembelajarannya, Vol 8, No. 2, (2022), h. 151.









