Akselerasi Smart City Melalui Sound Governance: Manajemen Transportasi Terintegrasi Daerah Syariah Islam
Keywords:
Smart City, Sound Governance, Transportasi Terintegrasi, Daerah Syariat Islam, Pelayanan PublikAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis percepatan implementasi kota pintar (smart city) melalui pendekatan tata kelola yang baik (sound governance) dalam manajemen transportasi terpadu di wilayah berbasis syariat Islam. Perkembangan teknologi informasi yang pesat telah mendorong pemerintah untuk membangun sistem transportasi yang lebih efektif, efisien, dan terpadu guna meningkatkan kualitas pelayanan publik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur. Data dikumpulkan dari berbagai sumber sekunder, termasuk jurnal ilmiah, buku, dokumen kebijakan pemerintah, serta publikasi nasional dan internasional yang relevan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa implementasi kota pintar di sektor transportasi telah mendorong digitalisasi layanan melalui informasi perjalanan waktu nyata (real-time), sistem pembayaran elektronik, dan manajemen transportasi berbasis teknologi. Tata kelola yang baik memainkan peran penting melalui prinsip-prinsip transparansi, akuntabilitas, partisipasi publik, dan koordinasi antarlembaga dalam mendukung sistem transportasi terpadu. Integrasi transportasi ini mencakup integrasi rute, sistem pembayaran, informasi digital, koordinasi kelembagaan, layanan publik, dan sistem data yang saling terhubung. Namun, percepatan kota pintar masih menghadapi beberapa tantangan, termasuk terbatasnya infrastruktur teknologi, rendahnya literasi digital di kalangan masyarakat, belum optimalnya koordinasi antarlembaga, dan integrasi data yang belum sempurna. Pengalaman internasional menunjukkan bahwa keberhasilan transportasi pintar sangat dipengaruhi oleh sinergi antara inovasi teknologi dan tata kelola yang efektif. Oleh karena itu, penguatan prinsip-prinsip tata kelola yang baik sangat penting untuk menciptakan sistem transportasi yang modern, inklusif, dan berkelanjutan di wilayah berbasis syariat Islam