INVESTIGASI KEJAHATAN DALAM NOVEL “AZH-ZHILL AL ASWAD” KARYA NAJIB KAILANI (STUDI LINGUISTIK FORENSIK)

Authors

  • Azhari Azhari a:1:{s:5:"en_US";s:31:"National University of Malaysia";}
  • Qazwini Bin Athaillah
  • Yulis Manizal

DOI:

https://doi.org/10.22373/nahdah.v3i2.2960

Keywords:

linguistik forensic, Tindak tutur, Investigasi kejahatan

Abstract

Kasus penindasan dan pembantaian dalam novel “Azh-Zhill Al Aswad” meninggalkan bukti bahasa, seperti ujaran kalimat dalam novel. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan cara dan bentuk kejahatan melalui pendekatan linguistik forensik. Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Menggunakan novel “Azh-Zhill Al Aswad” karya Najib Kailani sebagai sumber data primer, sedangkan sumber data sekunder menggunakan artikel linguistik forensik yang telah diterbitkan. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik membaca dan mencatat. Metode padanan bahasa digunakan untuk menganalisis data. Analisis data ujaran kalimat menunjukkan bahwa tuturan mengandung enam kategori tindak tutur perlokusi, dua puluh dua kategori tindak tutur ilokusi, dan empat kategori tindak tutur lokusi. Berdasarkan analisis data, cara tindak kejahatan adalah dengan mengajak, mendoktrin secara radikal, memprovokasi, membujuk penguasa, serta mengeluarkan perintah atas nama agama. Sedangkan bentuk tindak pidana kejahatan adalah penindasan dan pembantaian.

Downloads

Published

2023-08-13

Issue

Section

Articles

How to Cite

INVESTIGASI KEJAHATAN DALAM NOVEL “AZH-ZHILL AL ASWAD” KARYA NAJIB KAILANI (STUDI LINGUISTIK FORENSIK). (2023). An-Nahdah Al-’Arabiyah, 3(2), 147-176. https://doi.org/10.22373/nahdah.v3i2.2960