Indonesia dalam Pusaran Masa Pandemi: Strategi Solidaritas Sosial berbasis Nilai Budaya Lokal

Main Article Content

Yaspis Edgar N. Funay

Abstract

This paper will describe and analyze the elaboration of local cultural values as a force of social solidarity in Indonesia during the current pandemic. Furthermore, the purpose of this paper will be to explore how social solidarity based on local cultural values can not only be a local resistance but can also create a space for negotiation and elaboration to find a solution in the current pandemic. Therefore, the data collection method used in the form of studying facts through literary sources will then be tested for relevance to the reality that is happening in the community. Using a cultural ethics perspective this paper will examine the extent to which values, ethics, and cultural morals can play a role in social solidarity in Indonesia. In the end, this paper will explore the elaboration of the concept of local Indonesian tradition with the policies carried out by the government as part of the concept of social solidarity and the nearest way out to maintain the survival of the Indonesian people in the midst of the current pandemic vortex.

Tulisan ini akan mendeskripsikan dan menganalisa elaborasi nilai kebudayaan lokal sebagai sebuah kekuatan solidaritas sosial di Indonesia dalam masa pandemi saat ini. Lebih lanjut, tujuan tulisan ini akan mengeksplorasi bagaimana solidaritas sosial yang didasari oleh nilai-nilai kebudayaan lokal tidak hanya dapat menjadi local resistence, tetapi juga dapat menciptakan ruang negosiasi dan elaborasi guna mencari jalan keluar di tengah masa pandemi saat ini. Maka dari itu, metode pengumpulan data yang digunakan berupa pengkajian fakta melalui sumber-sumber literatur, kemudian akan diuji relevansinya dengan realitas yang sedang terjadi di masyarakat. Menggunakan perspektif etika kebudayaan tulisan ini akan mengkaji sejauh mana nilai, etika, dalam moral kultural dapat berperan dalam solidaritas sosial di Indonesia. Pada bagian akhir, tulisan ini akan mengeksplorasi elaborasi konsep tradisi lokal Indonesia dengan kebijakan yang di usung oleh pemerintah sebagai bagian sebuah konsep solidaritas sosial dan jalan keluar terdekat guna menjaga keberlangsungan hidup masyarakat Indonesia di tengah pusaran pandemi yang sedang terjadi.


 


Article Details

How to Cite
N. Funay, Y. E. (2020). Indonesia dalam Pusaran Masa Pandemi: Strategi Solidaritas Sosial berbasis Nilai Budaya Lokal. Jurnal Sosiologi Agama Indonesia (JSAI), 1(2), 107-120. https://doi.org/10.22373/jsai.v1i2.509
Section
Research Articles

References

Derrida, Jacques. 1982. Margins of Philosophy. Chicago: The University of Chicago Press.

Djera, Adelvina T. I. P. 2019. “Ecosophy: Kesadaran akan Harmonisasi Kehidupan Ciptaan di Tanah Merapu”. dalam Bagi Tuhan Jangan Ditunda: Teks Kehidupan gereja di Sumba.Salatiga: Satya Wacana Press.

Funay, Yaspis Edgar N. 2020.Sabalong Samalewa: Falsafah Hidup Sebagai Local Ethic dalam Relasi Lintas Agama di Tana Sumbawa, tesis, M.Si.. Universitas Kristen Satya Wacana.

Goffman, Erving. 1959. The Presentation of Self in Everyday Life. New York: Anchor Book.

Geertz, Clifford. 1976. The Religion of Java. Chicago: The University of Chicago Press.

Hick, John. 1982. God Has Many Name. Philadelphia: The Westminster Press.

Jackson, Michael D. 2016. As Wide As The World Is Wise. New York: Columbia University Press.

Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI)

Khaidir, Piet H. 2006. Nalar Kemanusiaan Nalar Perubahan Sosial. Jakarta: Penerbit Teraju.

Lattu, Izak Y. M. 2016. Performative Interreligious Engagement: Memikirkan Sosiologi Hubungan Lintas Agama, dalam Sosiologi Agama Pilihan berteologi di Indonesia. Salatiga: Fakultas Teologi UKSW.

Lattu, Izak Y. M. 2018. Public Performance Moderasi Beragama dalam Multikulturalisme dan Pluralisme Agama di Indonesia. Jakarta: BPK Gunung Mulia.

Lattu, Izak Y. M. 2018. “Halal Bihal in Javanese Interreligious Family Perspective”, Seminar paper at the Center for the Study of Religion, Pluralism and Democracy. Salatiga: Satya Wacana Christian University.

Lattu, Izak Y. M. 2019. “Beyond Interreligious Dialogue: Oral-Based Interreligious Engagements in Indonesia”, Annual of Sociology of Religion, Volume 10. Juli.

Maarif, Ahmad Syafii. 2012. “Politik Identitas dan Masa Depan Pluralisme Indonesia”. dalam Politik Identitas dan Masa Depan Pluralisme Kita. Jakarta: Yayasan Abad Demokrasi.

Parekh, Bikhu. 2000. Rethinking Multiculturalism: Cultural Diversity and Political Theory. Houndmills: Macmillan Press.

Retnowati. 2016. “Agama dan Kebudayaan Bangsa Sebagai Kekuataun Nasional: Refleksi Terhadap Dinamika Perjalanan Bangsa Indonesia dalam Merawat Kemajemukan Suku Bangsa”, dalam Sosiologi Agama Pilihan Berteologi di Indonesia. Salatiga: Fakultas Teologi UKSW.

Ritzer, George. 2014. Teori Sosiologi; dari Sosiologi Klasik sampai Perkembangan Terakhir Postmodern. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Smelser, Neil. 1962. Theory of Collective Behavior. New York: The Free Press.

Suparlan, Parsudi. 2004. Hubungan Antar Suku Bangsa. Jakarta: KIK.

Sutrisno, SJ, Mudji. 2009. Ranah-Ranah Kebudayaan. Yogyakarta: Kanisius.

Website

Program Peduli, diupload pada 14 Mei 2020, diakses pada 13 Juni 2020, 21:30.

https://www.liputan6.com/regional/read/4252411/strategi-bali-sukses-tekan-laju-penyebaran-corona-covid-19, diakses pada 13 Juni 2020, pukul 21:19 WIB.