PEKAN KEBUDAYAAN ACEH DALAM PERSPEKTIF HISTORIS

Main Article Content

Septian Fatianda

Abstract

Tulisan ini berjudul Pekan Kebudayaan Aceh Dalam Perspektif Historis. Pekan Kebudayaan Aceh atau PKA merupakan sebuah kegiatan yang berbentuk festival kebudayaan dengan menampilkan kekayaan budaya di Aceh berupa atraksi budaya, penampilan kesenian, pameran, dan seminar kebudayaan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sejarah awal penyelenggaraan PKA dan perkembangannya dari masa ke masa, manfaat yang dihasilkan, pergeseran nilai dan tujuan awal PKA, serta kritik dan masukan terhadap penyelenggaraan PKA. Penelitian ini menggunakan metode sejarah yaitu melalui langkah-langkah heuristik, wawancara, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi atau penulisan sejarah. Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa Pekan kebudayaan Aceh telah berlangsung selama tujuh kali penyelenggaraan dimana yang pertama kali diselenggarakan tahun 1958 dan terus berlanjut hingga yang terakhir PKA tujuh tahun 2018. PKA ini memiliki tujuan untuk pengembangan dan pelestarian nilai-nilai sejarah, adat, dan budaya Aceh serta sebagai sarana pemersatu dari berbagai etnis yang ada di Aceh. Selain itu PKA telah memberikan hasil yang cukup besar bagi pelestarian budaya Aceh. Selanjutnya penelitian ini juga menjelaskan bahwa masyarakat sangat mengapresiasi penyelenggaraan PKA namun ada beberapa hal yang perlu dibenahi guna mencapai cita-cita mulia dari PKA itu sendiri.

Article Details

How to Cite
Septian Fatianda. (2020). PEKAN KEBUDAYAAN ACEH DALAM PERSPEKTIF HISTORIS. Indonesian Journal of Islamic History and Culture, 1(1), 52-68. Retrieved from https://journal.ar-raniry.ac.id/index.php/IJIHC/article/view/505
Section
Articles