Fungsi Adaptasi Sosio-Kultural Komunitas Muna Perantauan dalam Masyarakat Multikultural di Kota Bitung Provinsi Sulawesi Utara

Main Article Content

Musafar
Hadirman

Abstract

The purpose of the article is to describe the socio-cultural adaptation function of the Muna community to the multicultural community ini Bitung City.  The method used ini this research is descriptive qualitative. The result showed that  order to survive in the City of Bitung, the Muna community does social-cultural adaptation. The social-cultural adaptations have a function for the Muna community overseas, namely (1) the function of strengthening identity; (2) economic function; and (3) social solidarity function.


Penulisan artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan fungsi adaptasi sosio-kultural komunitas Muna pada masyarakat Muna multikultural di Kota Bitung. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa untuk survive di Kota Bitung, komunitas Muna melakukan adaptasi sosio-kultural. Adaptasi sosio-kultural tersebut memiliki fungsi bagi komunitas etnik Muna perantauan yakni (1) fungsi penguatan identitas, (2) fungsi ekonomi, dan (3) fungsi solidaritas sosial.

Article Details

How to Cite
Musafar, & Hadirman. (2020). Fungsi Adaptasi Sosio-Kultural Komunitas Muna Perantauan dalam Masyarakat Multikultural di Kota Bitung Provinsi Sulawesi Utara. Jurnal Sosiologi Agama Indonesia (JSAI), 1(2), 148-160. https://doi.org/10.22373/jsai.v1i2.559
Section
Research Articles

References

Abduldysni, 1987. Sosiologi, Teori dan Praktik. Jakarta: PT Bumi Aksara.
Ardianto dan Hadirman. 2017. “Bahasa Muna sebagai Penguat Identitas Kultural Komunitas Muna dan Penyanggah Harmoni Sosial pada Masyarakat Multikultural di Kota Bitung”. Makalah disampaikan dalam Simposium Internasional Bahasa Daerah X, Udayana, Denpasar, Bali, Tanggal 24-25 Februari 2017. Tersedia pada https://www.researchgate.net/publication/315528670_ . Diakses pada tanggal 20 Juni 2020.
Barker, Chris. 2005.Cultural Studies. Teori dan Praktik. Yogyakarta: Bentang Pustaka.
Gerungan, W.A (1991) Psikologi Sosial. Bandung: PT Eresco.
Sari, Indah Permata. 2020. “Interaksi Sosial Antarumat Beragama di Kecamatan Lut Tawar Aceh Tengah”, dalam Jurnal Sosiologi Agama Indonesia (JSAI), Vol. 1 No. 1, 96-106, Maret 2020. https://journal.ar-raniry.ac.id/index.php/jsai diakses 10 Juli 2020.
La Fariki, 2008. Pusaka Moral dari Pulau Muna. Kendari: ICMI-Orwil Sultra.
Mariyah, Emiliana. 2004. Pengetahuan Sikap dan Perilaku Masyarakat Terhadap Penduduk Migran dan Program Transmigrasi. Jurnal Kajian Budaya, Vo. 1, No. 1. Januari 2014. Denpasar: Program Studi S2 Kajian Budaya Unud.
Mudji Sutrisno, Mudji. 2009 .Ranah-Ranah Kebudayaan. Yogjakarta: Kanisius.
Nisma, Yuza. 2020. “Rateb Siribee: Spritualitas dan Solidaritas Religius Masyarakat Pedesaan Aceh”, dalam Jurnal Sosiologi Agama Indonesia (JSAI), Vol. 1 No.1, 32-48, Maret 2020. https://journal.ar-raniry.ac.id/index.php/jsai diakses 10 Juli 2020.
Sudiarta. I Nengah. 2010. Misi Budaya Migran Etnik Sasak di Kecamatan Denpasar Timur Kota Denpasar: Sebuah Kajian Budaya, dalam Jurnal Piramida, Vol. VI, No.2:89-95. Denpasar: Pusat Penelitian Kependudukan dan PSDM Unud.