FAKTOR PENYEBAB STRES AKADEMIK SISWA REMAJA
DOI:
https://doi.org/10.22373/fitrah.v5i1.2992Keywords:
Stres Akademik, Siswa RemajaAbstract
ABSTRAK
Artikel ini membahas tentang factor-faktor yang menyebabkan Stres akademik pada siswa remaja. Stress Akademik merupakan suatu keadaan individu di mana mendapat terlalu banyak tekanan dan tuntutan sehingga tidak mampu mengelola tugas akademik dengan baik. Stres akademik termasuk pada kategori distress, yaitu stres yang bersifat merusak dan dapat menyebabkan individu merasa tidak berdaya, frustasi dan, kecewa. Stres memiliki risiko terhadap tugas akademik ketika frekuensi terjadinya sangat sering dan dikelola dengan cara yang salah. Indiktor stres yang dialami oleh siswa remaja terlihat dari fisik yang mudah lelah, sering sakit kepala, tubuh tidak mampu beristirahat dengan maksimal, sulit berkonsentrasi, malas belajar, tidak semangat, sering menggerutu dan menyalahkan orang lain dan melakukan berbagai kegiatan yang tidak baik lainnya seperti: membolos, berkelahi, berbohong. Mekanisme pelepasan stres yang dilakukan oleh remaja sering kali bersifat merugikan terhadap dirinya ataupun orang lain. Dengan begitu besar dampak yang disebabkan oleh stress terhadap tugas akademik maka perlu untuk dikenali factor yang menjadi penyebab stress akademik yang dialami siswa remaja.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors who publish in this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International (CC BY-NC-SA 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors can enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) before and during the submission process, as it can lead to productive exchanges and earlier and greater citation of published work. (See The Effect of Open Acces)