Karakterisasi Biobriket Berbahan Sekam Padi dan Serbuk Gergaji sebagai Bahan Bakar Biomassa Alternatif

Authors

  • Sri Nengsih a:1:{s:5:"en_US";s:24:"UIN Ar-Raniry Banda Aceh";}

DOI:

https://doi.org/10.22373/juritika.v2i1.10222

Keywords:

Biobriket, Biomassa, Sekam padi, Serbuk Gergaji, Energi Terbarukan

Abstract

. Pemanfaatan limbah biomassa sebagai sumber energi terbarukan menjadi salah satu alternatif untuk mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar fosil sekaligus meningkatkan nilai tambah limbah pertanian dan industri kayu. Penelitian ini bertujuan untuk membuat dan mengkarakterisasi biobriket berbahan baku sekam padi dan serbuk gergaji dengan perekat tepung tapioka. Biobriket dibuat melalui proses karbonisasi, penghalusan, pencampuran perekat, pencetakan, dan pengeringan menggunakan oven pada suhu 100°C selama 2,5 jam. Variasi komposisi bahan baku yang digunakan terdiri atas 300:200 g, 200:300 g, dan 250:250 g antara serbuk gergaji dan sekam padi. Karakterisasi dilakukan melalui pengujian kadar air, kadar abu, densitas, ketahanan mekanik, dan performa pembakaran. Hasil pengujian menunjukkan bahwa biobriket memiliki kadar air pada rentang 6,1–6,9%, kadar abu sebesar 9,0–13,1%, dan densitas antara 1,3–1,7 g/cm³. Pengujian mekanik sederhana menunjukkan bahwa seluruh sampel mampu bertahan pada uji jatuh hingga ketinggian 100 cm tanpa mengalami kerusakan yang signifikan. Selain itu, hasil pengujian pembakaran menunjukkan bahwa biobriket mampu mempertahankan bara api hingga 45 menit. Komposisi seimbang antara sekam padi dan serbuk gergaji menghasilkan densitas tertinggi dan menunjukkan karakteristik fisik yang lebih baik dibandingkan komposisi lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa limbah sekam padi dan serbuk gergaji berpotensi dimanfaatkan sebagai bahan baku biobriket yang ramah lingkungan dan berkelanjutan untuk mendukung pengembangan energi biomassa.

References

Setyono, A. E., & Kiono, B. F. T. (2021). Dari energi fosil menuju energi terbarukan: Potret kondisi minyak dan gas bumi Indonesia tahun 2020–2050. Jurnal Energi Baru & Terbarukan, 2(3), 154–162. https://doi.org/10.14710/jebt.2021.11157

International Energy Agency. (2024, Februarī 29). IEA: Emisi CO2 akibat konsumsi energi capai rekor tertinggi pada 2023. VOA Indonesia. https://www.voaindonesia.com/a/iea-emisi-co2-akibat-konsumsi-energi-capai-rekor-tertinggi-pada-2023/7509553.html

Tanami. (2024, Januari 5). Biomassa sekam padi: Sumber energi terbarukan yang berpotensi besar. https://tanami.co.id/sekam-bakar/biomassa-sekam-padi/

Maheswara, M. (2022). Analisis karakteristik arang briket campuran bahan dasar serbuk gergaji kayu jati, sekam padi, dan kulit durian [Skripsi, Universitas Muhammadiyah Ponorogo]. ePrints UMPo. https://eprints.umpo.ac.id/9361/

Badan Pusat Statistik. (2025, Februari 2). Pada 2024, luas panen padi mencapai sekitar 10,05 juta hektare dengan produksi padi sebanyak 53,14 juta ton gabah kering giling (GKG). https://www.bps.go.id/id/pressrelease/2025/02/03/2414/pada-2024--luas-panen-padi-mencapai-sekitar-10-05-juta-hektare-dengan-prod.html

Lebang, G. E., & Mualim, I. (2014). Analisa kinerja briket arang dengan komposisi serbuk gergaji kayu bayam dan sekam padi [Diploma Thesis, Politeknik Negeri Ujung Pandang]. Repository Poliupg. https://repository.poliupg.ac.id/id/eprint/6887/

Ibrahim, R., Sofyan, A., & Rahmawati, D. (2025). Pengaruh variasi bahan baku (tempurung kelapa, sekam padi, serbuk gergaji kayu) terhadap karakteristik biobriket. IRAJ Jurnal Teknik Mesin dan Aplikasinya, 3(1), 12–21. https://e-journals.irapublishing.com/index.php/IRAJTMA/article/download/358/321

Dhimas, M. P. (2022). Karakteristik biopelet dari bahan sekam padi dan serbuk gergaji kayu jati (Tectona grandis Linn.F) [Skripsi, Universitas Mataram]. Repository UNRAM. https://eprints.unram.ac.id/31147/

Wahyuni, S., Istighfari, A., & Nurdiawati, A. (2020). Pirolisis limbah biomassa serbuk gergaji kayu campuran: Parameter proses dan analisis produk asap cair. Jurnal Teknik Kimia, 26(2), 45–56. https://media.neliti.com/media/publications/451671-none-a0e08aae.pdf

Khalil, A., & Hasibuan, M. (2023). Analisa suhu dan waktu pembakaran abu sekam padi untuk menghasilkan silika terbaik. CEJS (Citra Engineering Journal Sriwijaya), 10(2), 45–56. https://doi.org/10.24815/cejs.v10i2.9768

Battegazzore, D., Fallai, C., & Frigione, M. (2014). Rice husk as a source of silica for polymer composites. Journal of Applied Polymer Science, 131(15), 40567.

Rahman, M. A., & Ibrahim, M. (2019). Pemanfatan limbah serbuk gergaji sebagai bahan dasar pembuatan briket. Jurnal Biologi Tropis, 19(2), 123–130. https://doi.org/10.29303/jbt.v19i2.656

Kasmiyanto, A. R. (2023). Pengolahan sekam padi menjadi bahan bakar alternatif melalui proses pirolisis lambat. Jurnal Teknik, 8(1), 23–34. https://ejournal.jatengprov.go.id/index.php/jurnaljateng/article/view/228

Andriyanto, A. (2024). Evaluasi desain alat pirolisis sederhana sekam padi (Oryza sativa L.) untuk produksi biochar dan asap cair. Turbo: Jurnal Teknik Mesin, 13(2), 145–156. https://ojs.ummetro.ac.id/index.php/turbo/article/download/641/456

Andriyanto, A. (2025, Januari 29). The impact of carbonization temperature on the quality of empty fruit bunch briquettes. Jurnal Sains dan Teknologi, 10(1), 23–34. https://ejournalunb.ac.id/JSN/article/download/766/600

Badan Standardisasi Nasional. (2002). Metode pengujian kadar air, kadar abu dan bahan organik dari tanah gambut dan tanah organik lainnya (SNI 13-6793-2002). Jakarta: Badan Standardisasi Nasional. https://perpustakaan.ciptakarya.pu.go.id/opac/index.php?p=show_detail&id=9985

Grover, P. D., & Mishra, S. K. (1996). Biomass briquetting: Technology and practices. Food and Agriculture Organization of the United Nations Regional Wood Energy Development Programme in Asia (RWEDP).

Kaliyan, N., & Morey, R. V. (2009). Factors affecting strength and durability of densified biomass products. Biomass and Bioenergy, 33(3), 337–359. https://doi.org/10.1016/j.biombioe.2008.08.005

Lim, J. S., Manan, Z. A., Alwi, S. R. W., & Hashim, H. (2012). A review on utilisation of biomass from rice industry as a source of renewable energy. Renewable and Sustainable Energy Reviews, 16(5), 3084–3094. https://doi.org/10.1016/j.rser.2012.02.051

Badan Standardisasi Nasional. (2000). SNI 01-6235-2000: Briket arang kayu. Badan Standardisasi Nasional.

Downloads

Published

2026-06-30