PENGORGANISASIAN KOLEKSI BRAILLE DALAM MENDUKUNG AKSESIBILITAS INFORMASI
DOI:
https://doi.org/10.22373/ijlis.v6i2.10569Keywords:
pengorganisasian koleksi, koleksi braille, aksesibilitas informasiAbstract
Penelitian ini mengkaji pengorganisasian koleksi braille di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Aceh (DPKA) serta dampaknya terhadap aksesibilitas informasi bagi penyandang disabilitas netra. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi, penelitian ini menemukan bahwa DPKA memiliki 249 eksemplar koleksi braille yang seluruhnya bersumber dari hibah lembaga eksternal. Tahapan pengorganisasian koleksi meliputi inventarisasi, klasifikasi, katalogisasi, hingga penjajaran di rak belum dilaksanakan secara sistematis dan terstandar. Tidak ditemukan adanya katalog khusus, sistem klasifikasi yang sesuai, maupun panduan temu kembali yang ramah disabilitas. Kondisi ini berdampak langsung pada rendahnya pemanfaatan koleksi: tidak tercatat satu pun transaksi peminjaman, dan komunitas disabilitas netra termasuk siswa Sekolah Luar Biasa (SLB) tidak pernah memanfaatkan koleksi yang tersedia. Aksesibilitas fisik seperti lift dan ruang khusus telah tersedia, tetapi absennya pengorganisasian koleksi yang baik menjadikan fasilitas tersebut tidak fungsional secara penuh. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengorganisasian koleksi yang memadai adalah prasyarat utama terwujudnya aksesibilitas informasi yang nyata bagi penyandang disabilitas netra.




