Optimizing Legal Protection for Women in Early Age Unregistered Marriages: A Socio Legal Analysis in Indonesia

Authors

  • Agtian Winestia Sekolah Tinggi Dirasat Islamiyah Imam Syafi'i Jember
  • Akhmad Husaini Sekolah Tinggi Dirasat Islamiyah Imam Syafi'i Jember
  • Fauzul Azhim Istanbul Sabahattin Zaim University, Turki

DOI:

https://doi.org/10.22373/hadhanah.v6i1.10522

Keywords:

Legal Protection, Women, Unregistered Marriages, Early Age

Abstract

The practice of unregistered or sirri marriages among children remains prevalent across various regions in Indonesia, driven by economic pressures, low levels of education, as well as the strong influence of socio-cultural norms and religious understanding within the community. Although this practice strictly contradicts Law Number 16 of 2019 concerning Marriage and Law Number 35 of 2014 concerning Child Protection, these marriages continue to take place without administrative recognition from the state. This research aims to thoroughly analyze the forms of legal protection for women bound in early-age sirri marriages and to explore strategies for optimizing this protection within the Indonesian legal system.  This study employs a normative juridical research method using a statutory approach and literature review. The findings reveal that the absence of marriage registration fundamentally weakens women's legal standing, making them highly vulnerable to losing their rights to joint property, spousal support, and child legitimacy, as well as losing protection and access to justice against threats of domestic violence. Additionally, the lack of biological and mental readiness triggers significant reproductive health risks and high psychological burdens.  Therefore, optimizing legal protection can be achieved through comprehensive preventive and rescue strategies. These steps include massive education and socialization regarding the urgency of marriage registration, family economic empowerment, the proactive involvement of the Office of Religious Affairs (KUA) and religious leaders, and the establishment of a holistic support environment. Furthermore, tightening the criteria for granting marriage dispensations by the court, strictly enforcing the law against underage marriage prohibitions, and facilitating marriage confirmation (isbat nikah) applications are essential keys to ensuring comprehensive legal certainty.

References

Agus Jayadi, Zul Anwar, and Ari Irawan, "Analisis Pernikahan Dini Dan Dampaknya Pada Remaja Di Desa Karang Bayan", Journal Transformation of Mandalika, (2023).

Ahmad Fauzi, "Isbat Nikah Solusi Bagi Nikah Siri", Jurnal Sosial Dan Sains, 1, no. 9 (September 2021): 978–84, https://doi.org/10.59188/jurnalsosains.v1i9.192.

Ahmad Thorik et al., "Tinjauan Yuridis Terkait Pernikahan Siri Di Indonesia MenurutIusContitutum", Tebuireng: Journal of Islamic Studies and Society, (2024).

Amam Fahrur, "Nikah Sirri, Fenomena Gunung Es", 19 Februari 2019, https://pa-jakartabarat.go.id/nikah-sirri-fenomena-gunung-es/.

Andri Wahyudi, "Perlindungan Hukum Terhadap Anak Nikah Siri Dari Perspektif Hukum Positif", The Juris, 6, no. 1 (June 2022), https://doi.org/10.56301/juris.v6i1.419.

Ayu Puspita Dewi et al., "Analisis Mendalam Faktor-Faktor Penyebab Pernikahan Dini Di Indonesia: Implikasi Untuk Kebijakan Sosial Dan Pendidikan", Relinesia: Jurnal Kajian Agama dan Multikulturalisme Indonesia, (2024).

BPHN, "Melalui SEKATA, BPHN Soroti Tantangan dan Upaya Hukum Tekan Pernikahan Usia Dini", accessed 16 April 2026, https://bphn.go.id/berita-utama/melalui-sekata-bphn-soroti-tantangan-dan-upaya-hukum-tekan-pernikahan-usia-dini.

Gunawan, "Penyeludupan Hukum Perkawinan Dibawah Umur Melalui Pengesahan Nikah" (18/6)’, Direktorat Jenderal Badan Peradilan Agama MA RI, 16 April 2026, https://badilag.mahkamahagung.go.id/artikel/sebuah-upaya-mereduksi-efektifitas-undang-undang-nomor-16-tahun-2019-dan-peraturan-mahkamah-agung-nomor-5-tahun-2019.

Halodoc, "6 Akibat Pernikahan Dini untuk Kesehatan Mental dan Fisik Remaja". Accessed 20 April https://www.halodoc.com/artikel/6-akibat-pernikahan-dini-untuk-kesehatan-mental-dan-fisik-remaja?srsltid=AfmBOorqGXifRjqHzEwOBMm3r_c84bO8VwczmBcih7nMS-0nqKCpeDoa.

Herjuno Bagus Wicaksono and Diahhadi Setyonaluri, "Partisipasi Pendidikan Menengah Atas dan Perkawinan Remaja Perempuan 16–18 Tahun di Indonesia", 26, no. 1 (2026).

Humas Cabang APRI Sulawesi Selatan, "Gerakan Sadar Pencatatan Nikah sebagai Edukasi Hukum Perkawinan dalam Acara Lepas Sambut Camat Bantimurung", Asosiasi Penghulu Republik Indonesia, accessed 15 April 2026, https://apripusat.or.id/gerakan-sadar-pencatatan-nikah-sebagai-edukasi-hukum-perkawinan-dalam-acara-lepas-sambut-camat-bantimurung.

Ikaundipbogor, "Akibat Hukum Nikah Siri Menurut Undang-Undang No. 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan", Cerita Alumni, Ika Undip Bogor Raya, 25 April 2026, https://ikaundipbogor.org/akibat-hukum-nikah-siri-menurut-undang-undang-no-1-tahun-1974-tentang-perkawinan/.

Imam Sukadi, Charles Gustaf Rudolf Banoet, and Zakia Amilia, "Perlindungan Hukum Terhadap Perempuan Dibawah Umur Akibat Perkawinan Dini Perspektif Maqashid Syariah", EGALITA Jurnal Kesetaraan Dan Keadilan Gender, 19, no. 2 (November 2024), https://doi.org/10.18860/egalita.v19i2.29726.

Junita Friska et al., "Analisis Sosial Ekonomi Dampak Pernikahan Dini Dikalangan Remaja", Aliansi: Jurnal Hukum, Pendidikan Dan Sosial Humaniora, 2, no. 1 (November 2024): 40–64, https://doi.org/10.62383/aliansi.v2i1.636.

Kemenkopmk, "Tak Tercatat, Tak Terlindungi: Kemenko PMK Tekankan Bahaya Sunyi Perkawinan Anak Tanpa Bukti Hukum | Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia Dan Kebudayaan", 18 Dec, 2025, https://www.kemenkopmk.go.id/tak-tercatat-tak-terlindungi-kemenko-pmk-tekankan-bahaya-sunyi-perkawinan-anak-tanpa-bukti-hukum.

Kementerian Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak, 2021, https://www.kemenpppa.go.id/index.php/siaran-pers/kemen-pppa-terapkan-lima-strategi-pencegahan-perkawinan-anak.

Kementerian Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak, accessed 19 April 2026, https://www.kemenpppa.go.id/siaran-pers/lindungi-hak-anak-pemerintah-perkuat-pencegahan-dan-penanganan-perkawinan-anak.

Kompasiana, "Remaja Dan Pernikahan Dini: Antara Harapan, Tekanan, Dan Realita Sosial", Kompasiana.Com, accessed 16 April 2026, https://www.kompasiana.com/ukmpuniversitasjember/68bef228ed64157f1176d8a3/remaja-dan-pernikahan-dini-antara-harapan-tekanan-dan-realita-sosial.

Mochammad Agus Rachmatulloh et al., "Faktor-Faktor Yang Mendorong Praktik Nikah Siri Dalam Konteks Sosial Modern", SAMAWA : Jurnal Hukum Keluarga Islam, 4, no. 2 (July 2024): 065–076, https://doi.org/10.53948/samawa.v4i2.135.

Muh Aidil Akbar, "Permohonan Itsbat Nikah Sekaligus Cerai di Pengadilan", Legal Keluarga, 7 August 2020, https://www.legalkeluarga.id/permohonan-itsbat-nikah-sekaligus-cerai-di-pengadilan/.

Noer Sida, "Urutan Sidang Perceraian Di Pengadilan Agama", Blog Justika - Situs Konsultasi Hukum via Online, 9 April 2023, https://blog.justika.com/perceraian/urutan-sidang-perceraian/.

Nur Fitri Khumairoh and Syarif Hidayatullah, "Peranan Lembaga KUA dalam Mengatasi Masalah Perkawinan Siri (Studi Kasus KUA se-Kota Administrasi Jakarta Selatan)", Skripsi, 2022.

PA-Tigaraksa, ”Permohonan Itsbat/Pengesahan Nikah", accessed 15 April 2026, https://pa-tigaraksa.go.id/permohonan-itsbat-pengesahan-nikah/.

Pencegahan Perkawinan Anak Perlu Menjadi Prioritas Demi Wujudkan Indonesia Layak Anak 2030 | Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia Dan Kebudayaan, accessed 16 April 2026, https://www.kemenkopmk.go.id/pencegahan-perkawinan-anak-perlu-menjadi-prioritas-demi-wujudkan-indonesia-layak-anak-2030.

Qurrotul Ayuni, Yoyo Hambali, and Suprihatin Suprihatin, "Faktor-Faktor Penyebab Praktik Nikah Siri Di Desa Cibuntu Kecamatan Cibitung", Maslahah: Jurnal Hukum Islam Dan Perbankan Syariah, 14, no. 1 (July 2023): 15–24, https://doi.org/10.33558/maslahah.v14i1.7088.

R. Fahmi Natigor Daulay and Beverly Evangelista, "Kajian Yuridis Pemberian Izin Perkawinan Anak Di Bawah Usia Minimum", Perahu (Penerangan Hukum): Jurnal Ilmu Hukum, 13, no. 2 (October 2025): 123–39, https://doi.org/10.51826/perahu.v13i2.1702.

Rahajeng Naomi Hesri and Dwi Harsono, "Peran Dinas Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk Dan Keluarga Berencana Kabupaten Sleman Dalam Menekan Pernikahan Dini", Journal of Public Policy and Administration Research, 2, no. 5 (October 2024): 11, https://doi.org/10.21831/joppar.v2i5.22499.

Redaksi Halodoc, "6 Akibat Pernikahan Dini untuk Kesehatan Mental dan Fisik Remaja", halodoc, accessed 16 April 2026, https://www.halodoc.com/artikel/6-akibat-pernikahan-dini-untuk-kesehatan-mental-dan-fisik-remaja.

Redaksi Halodoc, "Belum Usia 18 Tahun Sudah Menikah, Awas Rentan Gangguan Psikologi", 2018, https://www.halodoc.com/artikel/belum-usia-18-tahun-sudah-menikah-awas-rentan-gangguan-psikologi?srsltid=AfmBOoqd_emgnwUIX45DWUUgg6V01eUTpKqq_9QuBXmo8AUaBKhUgMjR.

Riani Shr, "5 Faktor Penyebab Pernikahan Usia Dini", IDN Times, 9 February 2023, https://www.idntimes.com/life/inspiration/5-faktor-penyebab-pernikahan-usia-dini-media-masa-pun-berpengaruh-01-87nxp-cx6zxd.

Sakinah, Nanda Rohmawati, and Mohammad Naufal Ramadan, "Analisis Dampak Pernikahan Dini Terhadap Cerai Gugat Di Desa Betet Kecamatan Kepohbaru, Bojonegoro", Qadauna: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Hukum Keluarga Islam, 5, no. 2 (May 2024): 344–60, https://doi.org/10.24252/qadauna.v5i2.43204.

Sela Rahmadana Sari and Nuri Hidayati, "Analisis Yuridis Faktor Terjadinya Perkawinan Di Usia Dini", Konstitusi: Jurnal Hukum, Administrasi Publik, Dan Ilmu Komunikasi, 2, no. 1 (December 2024): 206–15, https://doi.org/10.62383/konstitusi.v2i1.417.

Sonia Afrilia Sari et al., "Dampak Pernikahan Dini Pada Remaja Bagi Pendidikan Karakter Anak Dalam Keluarga Di Muaro Paiti Kecamatan Kapur IX Kabupaten Lima Puluh Kota", Observasi: Jurnal Publikasi Ilmu Psikologi, 2, no. 4 (August 2024): 203–11, https://doi.org/10.61132/observasi.v2i4.731.

Syaiful Bahri, "Peran Kyai Dalam Mediasi Untuk Penyelesaian Konflik Pasca Pernikahan Dini Di Madura, Al-Manhaj: Journal of Indonesian Islamic Family Law, accessed 25 April 2026, http://ejournal.iainmadura.ac.id/index.php/almanhaj/article/view/3419.

Tim Harian Kompas, "Pernikahan Usia Anak Menghambat Pembangunan", Kompas.id, 5 February 2020, https://www.kompas.id/artikel/pernikahan-usia-anak-menghambat-pembangunan.

Tim Redaksi, "Hj. Rusmini Paparkan Dampak Nikah Sirri Terhadap Perempuan Dan Anak Dalam Pengajian KPRK MUI Sumut", MUI - Majelis Ulama Indonesia, accessed 15 April 2026, https://muisumut.or.id/hj-rusmini-paparkan-dampak-nikah-sirri-terhadap-perempuan-dan-anak-dalam-pengajian-kprk-mui-sumut/.

Unairnews, "Mencegah Perkawinan Anak: Sebuah Kajian Awal", Universitas Airlangga Official Website, 31 December 2025, https://unair.ac.id/mencegah-perkawinan-anak-sebuah-kajian-awal/.

Downloads

Published

2026-06-29

How to Cite

Winestia, A., Husaini, A., & Azhim, F. (2026). Optimizing Legal Protection for Women in Early Age Unregistered Marriages: A Socio Legal Analysis in Indonesia. El-Hadhanah : Indonesian Journal Of Family Law And Islamic Law, 6(1), 156–174. https://doi.org/10.22373/hadhanah.v6i1.10522