https://journal.ar-raniry.ac.id/index.php/lingkar/issue/feed Lingkar : Journal of Environmental Engineering 2021-05-04T13:58:29+08:00 Aulia Rohendi aulia.rohendi@ar-raniry.ac.id Open Journal Systems <p>ISSN (print): 2746-2498&nbsp;</p> <p><span style="box-sizing: border-box; font-weight: bolder; color: rgba(0, 0, 0, 0.87); font-family: Lato, sans-serif; font-size: 14px;">Lingkar: Journal of Environmental Engineering</span><span style="color: rgba(0, 0, 0, 0.87); font-family: Lato, sans-serif; font-size: 14px;"> is a journal that published the result of research in field of Engineering and Science focusing on environmental management, water resources, pollution control, health and safety, public&nbsp; &nbsp;health and sustainable such as latest idea, concept and technology.</span></p> <p style="text-align: justify;">&nbsp;</p> https://journal.ar-raniry.ac.id/index.php/lingkar/article/view/843 PEMANFAATAN KULIT RAMBUTAN (Nephelium lappaceum) SEBAGAI ADSORBEN LOGAM TIMBAL (Pb) 2021-05-04T13:54:17+08:00 Alissa Putri Almuchty husna.83@ar-raniry.ac.id <p>Present of lead as a heavy metal can be harmful to health. One possible method to reduce the presence of lead metal content is obtained through the adsorption process using adsorbent from rambutan rind. This study aimed to determine the effectiveness of activated charcoal from rambutan rind in absorbing lead metal with variations of difference adsorbent mass and stirring time. In this study, chemical activation was carried out by soaking the rambutan rind using 0.1 M NaOH solution for 24 hours. Adsorbents were characterized using Scanning Electron Miscroscopy (SEM) to determine the surface structure and particle size of the adsorbent. Furthermore, the adsorption process was carried out by contacting the adsorbent with lead solution based on the time difference of 10, 20 and 30 minutes and the adsorbent mass of 5, 10 and 15 grams. Based on the test results, the lowest concentration of lead was 1.692 and the highest concentration was 2.983. The most effective absorption of lead was at a level of 15 grams with a stirring time of 30 minutes with an absorption effectiveness of 83.30%.</p> 2020-07-01T00:00:00+08:00 Copyright (c) 2020 Alissa Putri Almuchty https://journal.ar-raniry.ac.id/index.php/lingkar/article/view/846 PROSES PENGOLAHAN AIR LIMBAH TAHU DENGAN MENGGUNAKAN KOMBINASI FITOREMEDIASI DAN KOAGULASI-FLOKULASI 2021-05-04T13:58:29+08:00 T. Muhammad Ashari t.m.ashari@gmail.com <p>Tahu merupakan salah satu makanan favorit Indonesia karena mudah diperoleh dan rasa yang enak. Sebagian industri tahu Indonesia adalah industri rumah tangga sehingga sisa produksi yang dihasilkan dibuang langsung ke badan air. Limbah ini mengandung polutan yang menyebabkan bau tidak sedap dan nutrient yang dapat menyebabkan eutrofikasi. Oleh karena itu, diperlukan metode pengolahan limbah cair tahu yang tepat untuk menurunkan polutan hingga sesuai dengan baku mutu yang dikeluarkan oleh pemerintah. Pada penelitian ini, metode pengolahan limbah yang digunakan adalah metode fitoremediasi menggunakan tumbuhan enceng gondok dan mengkombinasikannya dengan proses koagulasi – flokulasi menggunakan bio koagulan Moringa Oleifera. Proses fitoremediasi dilakukan pada lingkungan yang terkontrol selama 21 hari, diikuti dengan proses koagulasi flokulasi untuk mengurangi kadar polutan agar sesuai baku mutu. Proses fitoremediasi limbah cair tahu mampu menurunkan COD dari 4000 mg/L menjadi 60 mg/L, BOD dari 1544 mg/L menjadi 20 mg/L, TSS dari 775 mg/L menjadi 150 mg/L, pH dari 4,3 menjadi 8,4. Kombinasi fitoremediasi dan koagulasi-flokulasi mampu menurunkan turbiditas dari 401 NTU menjadi 10 NTU. Rangkaian proses fitoremediasi dan koagulasi–flokulasi pada penelitian ini mampu menurunkan kadar polutan pada limbah cair tahu hingga sesuai dengan baku mutu yang dikeluarkan pemerintah.</p> 2020-07-01T00:00:00+08:00 Copyright (c) 2021 T. Muhammad Ashari https://journal.ar-raniry.ac.id/index.php/lingkar/article/view/847 ANALISIS KADAR AIR, KADAR KOTORAN, DAN ASAM LEMAK BEBAS PADA INTI KELAPA SAWIT SECARA KUANTITATIF DI PTPN 1 PKS TANJUNG SEUMENTOH ACEH TAMIANG 2021-05-04T13:55:43+08:00 Febrina Arfi arfi2102@gmail.com <p>Minyak kelapa sawit memegang peranan penting dalam perdagangan dunia. Standar kualitas adalah merupakan hal yang penting untuk menentukan minyak yang mempunyai kualitas yang bermutu baik. Syarat mutu diukur berdasarkan spesifikasi yang meliputi kadar ALB, air, dan zat pengotor. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui nilai kadar air, kadar kotoran dan asam lemak bebas (ALB) yang terkandung dalam inti kelapa sawit. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Analisis Kimia PTPN 1 PKS Tanjung Seumentoh, yang terletak di Tanjung Seumentoh, Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh. Sampel yang digunakan adalah kernel atau inti sawit. Analisa kadar asam lemak bebas dilakukan dengan metode titrasi asam basa menggunakan larutan standar KOH dan indikator Tymol blue, metode oven untuk analisa kadar air, dan untuk analisa kadar kotoran menggunakan metode winnowing atau dipilih dengan tangan. Dari hasil penelitian yang dilakukan, maka dapat diperoleh Kadar kotoran rata-rata pada kernel yakni 0,053 %, kadar air rata-rata pada kernel yakni 0,354 %, kadar asam lemak bebas rata-rata pada PKO yakni 2,293 %. Hasil analisa menunjukkan bahwa mutu kernel palm di PT. Perkebunan Nusantara-1 unit PKS Tanjung Seumantoh, Aceh Tamiang kadar kotoran, kadar air pada kernel dan kadar asam lemak bebas tersebut berada telah sesuai standar yang telah ditetapkan SNI 01-0002-1987.</p> 2020-07-01T00:00:00+08:00 Copyright (c) 2021 Febrina Arfi https://journal.ar-raniry.ac.id/index.php/lingkar/article/view/848 PENGUJIAN KARAKTERISTIK FISIK DAN KUALITAS SUMBER AIR TANAH ASRAMA MAHASISWA UIN AR RANIRY MENGGUNAKAN METODE STORET 2021-05-04T13:56:21+08:00 Rizna Rahmi rizna.rahmi@ar-raniry.ac.id <p>Air merupakan media lingkungan yang tidak dapat dipisahkan dari manusia dalam kehidupannya. Air sumur merupakan salah satu sumber air tanah yang biasa digunakan oleh mahasiswa yang tinggal di asrama UIN Ar-Raniry Banda Aceh untuk kegiatan sehari-hari seperti berwudhu, mandi, mencuci dan lain-lain. Kualitas air dapat berubah dari waktu ke waktu berdasarkan kondisi lingkungan, dengan begitu perlu adanya pengujian dan pemantauan terhadap kualitas air. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kualitas sumber air tanah asrama UIN Ar-Raniry Banda Aceh yang di tinjau dari parameter suhu, turbiditas, daya hantar listrik (DHL) dan Total Suspended Solid (TSS) serta untuk mengetahui status mutu sumber air tanah asrama UIN Ar-Raniry Banda Aceh dengan menggunakan metode storet. Metode pengambilan dan pengujian sampel dalam penelitian ini mengacu pada Standar Nasional Indonesia (SNI) dan penentuan status mutu air dilakukan dengan menggunakan metode Storet. Kualitas sumber air tanah pada asrama UIN Ar-Raniry Banda Aceh ditinjau dari parameter fisika (suhu, turbiditas, daya hantar listrik dan total suspended solid) menunjukkan hasil yang tidak melebihi ambang batas atau telah sesuai dengan PP No. 82 Tahun 2001 dan Menkes/Per/IX/1990. Penetuan status mutu air untuk parameter fisika yang dilakukan dengan menggunakan sistem storet menunjukkan bahwa kualitas air tanah asrama UIN Ar Raniry tergolong dalam kelas A yaitu golongan yang memenuhi baku mutu/ tidak tercemar.</p> 2020-07-01T00:00:00+08:00 Copyright (c) 2020 Rizna Rahmi