ANALISIS KANDUNGAN FORMALIN DAN METHANYL YELLOW PADA MIE KUNING DI KOTA BANDA ACEH

Authors

  • Ayu Nirmala Sari Program Studi Biologi, Fakultas Sains dan Teknologi, UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Indonesia
  • Fazri Ardian Syah Program Studi Biologi, Fakultas Sains dan Teknologi, UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.22373/amina.v4i3.5533

Keywords:

Mie kuning, Formalin, Methanyl yellow

Abstract

Mie salah satu makanan yang disukai oleh masyarakat Indonesia karena mudah didapat, pengolahan yang mudah, dan rasanya yang enak. Mie
kuning sangat rentan dengan bahan pengawet dan pewarna makanan. Formalin yang diberikan pada mie kuning akan membuat mie kuning dapat
bertahan hingga 7 hari. Sementara methanyl yellow memberikan warna yang menarik bagi mie kuning. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Multifungsi UIN Ar-Raniry Banda Aceh. Alat-alat yang digunakan selama penelitian ini, yaitu piasu atau cutter, blender, erlenmeyer, pipet tetes, labu ukur, stopwatch, tisu, tabung reaksi beserta rak tabung reaksi, penanggas air, saringan, dan kapas. Bahan-bahan yang digunakan selama penelitian, yaitu sampel mie kuning dari pasar kota Banda Aceh dan beberapa pedagang yang menjual mie kuning, Test Kit Formalin dengan 2 reagen. Pengambilan sampel dilakukan di pasar Kota Banda Aceh dan beberapa warung mie bakso.Sampel diberi kode Mie A, Mie B, Mie C, Mie D, Mie E, Mie F, Mie G, Mie H, Mie I, dan Mie J. Sampel Mie A, Mie B, Mie C, Mie D, Mie E, Mie F, Mie G, Mie H, dan Mie I,dinyatakan tidak mengandung formalin sementara sampel Mie J dinyatakan positif formalin. Hasil Uji methanyl yellow pada semua sampel dinyatakan tidak mengandung methanyl yellow sehingga mie kuning yang beredar di pasar Kota Banda Aceh aman dari methanyl yellow.

Downloads

Published

2024-07-31