EKSTRAKSI GELATIN SISIK IKAN BETOK (Anabas testudineus) DARI KABUPATEN ACEH TAMIANG MENGGUNAKAN ASAM SITRAT
DOI:
https://doi.org/10.22373/amina.v5i2.4126Keywords:
Gelatin, Sisik Ikan Betok, Aceh Tamiang, Asam SitratAbstract
Gelatin merupakan bahan tambahan pangan yang paling banyak mendapatkan perhatian dalam kehalalannya di Indonesia. Gelatin dapat diperoleh dari limbah ikan berupa kulit, tulang, sisik dan sisa lainnya. Sisik ikan betok memiliki nilai proporsi dan nilai proksimat yang lebih tinggi dibandingkan dengan tulang ikan betok. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas gelatin yang dihasilkan sisik ikan betok (Anabas testudineus) berdasarkan parameter rendemen, organoleptik, nilai pH, viskositas dan kandungan mikroba sesuai dengan standar mutu SNI dan GMIA. Gelatin dihidrolisis menggunakan variasi konsentrasi asam sitrat (3%, 6% dan 9%) dan variasi lama perendaman selama (36 jam, 48 jam dan 60 jam). Metode penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap dan analisis data secara deskriptif. Hasil optimum ekstraksi gelatin dari sisik ikan betok adalah menggunakan konsentrasi asam sitrat 6% dengan lama perendaman 60 jam, dimana menghasilkan karakteristik gelatin dengan rendemen 18,90%, organoleptik berupa lembaran berwarna sedikit kekuningan dan tidak berbau, nilai pH 4,80, viskositas 6,00 cP serta kandungan mikroba 7,0 x 10-2 cfu/g. Hasil karakteristik gelatin yang diperoleh telah memenuhi standar mutu gelatin berdasarkan SNI 01-3735:1995, SNI 8622:2018 dan GMIA 2019.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 Muammar Yulian, Ilham Zulfahmi, Luthvia Afdhaly

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Amina Journal a uses license CC-BY SA
Amina Journal uses license CC-BY-SA or an equivalent license as the optimal license for the publication, distribution, use, and reuse of scholarly works.
This license permits anyone to compose, repair, and make derivative creation even for commercial purposes, as long as appropriate credit and proper acknowledgement to the original publication from Amina Journal is made to allow users to trace back to the original manuscript and author.
Readers are also granted full access to read and download the published manuscripts, reprint and distribute the manuscript in any medium or format.















