UJI KANDUNGAN FORMALIN PADA TAHU PUTIH DI KOTA BANDA ACEH DAN KABUPATEN ACEH BESAR

Authors

  • Ayu Nirmala Sari Program Studi Biologi, Fakultas Sains dan Teknologi, UIN Ar-Raniry Banda Aceh
  • Catur Putri Khairun Nisa Program Studi Biologi, Fakultas Sains dan Teknologi, UIN Ar-Raniry Banda Aceh

DOI:

https://doi.org/10.22373/amina.v4i1.2466

Keywords:

Formalin, tahu, kalium permanganat, Banda Aceh, Aceh Besar

Abstract

Tahu adalah salah satu makanan khas yang berasal dari Indonesia dan disukai oleh hampir semua lapisan masyarakat Indonesia. Laporan Tahunan Badan Pengawas Obat dan Makanan menemukan bahwa 37,8% dari 282 makanan, termasuk produk tahu, mengandung formalin. Formalin merupakan zat beracun yang bersifat karsogenik, mutagenik bersifat korosif dan iritatif. Formalin yang ada  pada makanan dapat megakibatkan gangguan pernafasan, pusing dan kanker paru-paru. Penelitian kualitiatif ini bertujuan untuk mengetahui kadar formalin yang terdapat pada tahu yang beredar di Kabupaten Aceh Besar dan Kota Banda  Aceh menggunakan Kalium Permanganat (KMnO4). Hasil penelitian menunjukkan bahwa 12 sampel tahu positif mengandung formalin ditandai dengan terjadinya perubahan warna dari abu keunguan menjadi bening atau putih kembali seperti semula, sedangkan 8 sampel tahu bebas formalin. Formalin berbahaya bagi tubuh karena dapat merusak dan dapat menyebabkan kematian sel.

Downloads

Published

2022-04-30

Issue

Section

Articles