Hadith Authority and Gender: the Problematics of Interpreting Hadith on Women in the Public Sphere

Authors

  • Ikhsan Nur Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

DOI:

https://doi.org/10.22373/el-sunan.v3i2.9611

Keywords:

Hadis, Gender, Otoritas hadis, Pemaknaan hadis, ruang publik, Manahij al-Muḥaddisin

Abstract

Hadis Nabi SAW berperan penting dalam membentuk pemahaman keagamaan, termasuk dalam pembahasan relasi gender dan posisi perempuan di ruang publik. Namun, dalam praktiknya, sejumlah hadis tentang perempuan kerap dipahami secara literal dan mengabaikan konteks hadis, sehingga berfungsi sebagai pembenaran pembatasan peran  Perempuan dalam masyarakat. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis problematika pemaknaan hadis perempuan di ruang publik dengan menitikberatkan pada isu otoritas hadis dan metode yang digunakan untuk memahami maknanya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi pustaka dengan pendekatan ulumul hadis, analisis matan, dan kajian sosio-historis. Hadis-hadis kunci seperti hadis tentang نُقْصَانُ الْعَقْلِ وَالدِّينِ, kepemimpinan perempuan, dan perempuan sebagai fitnah dianalisis untuk menunjukkan bahwa problem utama tidak terletak pada validitas sanad, melainkan pada metodologi dalam pemahaman dan penggunaannya. Artikel ini menegaskan bahwa manahij al-muḥaddisin memiliki beberapa metodologi yang memadai untuk membaca hadis perempuan secara kritis dan proporsional, melalui integrasi kritik sanad, analisis matan, asbab al-wurud, dan maqaṣid al-syari`ah. Dengan pendekatan tersebut, hadis dapat diposisikan kembali sebagai sumber nilai etis yang mendorong keadilan dan kemaslahatan, sekaligus tetap menjaga otoritasnya dalam diskursus keislaman kontemporer.

References

Abd al-Rahman bin Abd al-Rahiim Al-Mubarakfuri, Muhammad bin. Tuhfah Al-Ahwazi, Jilid 6. Beirut: Dar al-Kutub al-Ilmiyah, n.d.

Adinda Diah Astuti, Eva Arifia, Rizqi Auliya, Kharirotul Badriyah. “LARANGAN KEPEMIMPINAN PEREMPUAN DALAM PERSPEKTIF HADIS.” AQWAL:Journal of Qur’an and Hadis Studies 1, no. 2 (2020): hal 26. https://e-journal.uingusdur.ac.id/index.php/AQWAL/article/view/7009.

Aisyah, Nur. “Kesaksian Perempuan Perspektif Fikih.” Jurnal Al-Qadau: Peradilan Dan Hukum Keluarga Islam 4, no. 1 (2017): 185. https://doi.org/10.24252/al-qadau.v4i1.4971.

Al-Asqalani, Ibnu Hajar. Fathul Baari Bisyarhi Al-Bukhari Jilid 13. Mesir: Maktabah salafiyah, n.d.

———. Fathul Baari Jil. 2. Beirut: Risalah al-`Alamiah, n.d.

———. Fathul Baari Jilid 25. Jakarta: Pustaka Azzam, n.d.

Al-Qaraḍawi, Yusuf. Kaifa Nata’āmal Ma’a Al-Sunnah Al-Nabawiyah. Dār al-Syurūq, 2002.

An-Nawawi, Imam. Al-Minhaj Syarah Sahih Muslim Bin Hajjaj. Terj. Agus Ma`mun Dkk. Jakarta: Darus Sunnah, 2022. https://archive.org/details/syarah-shahih-muslim-1/SYARAH SHAHIH MUSLIM 1/mode/2up.

As-suyuti, Jalaluddin. Asbab Wurud Al-Hadis. Beirut Lubnan: Darul Kutub Ilmiyah, 1984.

Bakar, Abu, and Zulfirman Manik. “Hadith Content About Women on Instagram: Analysis of Religious Account Strategies to Attract Followers.” Al-Fikru: Jurnal Ilmiah 18, no. 2 (December 30, 2024): 173–91. https://doi.org/10.51672/ALFIKRU.V18I2.441.

Baru Jamal Al-Banna, Fikih, Kritik Terhadap, Zainal Arifin, Mohammad Fauzan Ni, and Noor Rizqiya Fimaulidina. “FIKIH BARU JAMAL AL-BANNA: KRITIK TERHADAP TERTUTUPNYA PINTU IJTIHAD.” Jurnal AL-MAQASID: Jurnal Ilmu Kesyariahan Dan Keperdataan 9, no. 2 (November 17, 2023): 286–305. https://doi.org/10.24952/ALMAQASID.V9I2.9515.

Darwis, Rizal. “Pemikiran Ibnu Qayyim Al-Jauziyah Terhadap Paradigma Perubahan Hukum.” Adzkiya : Jurnal Hukum Dan Ekonomi Syariah 5, no. 1 (2017): 67. https://doi.org/10.32332/adzkiya.v5i1.1006.

Fadhil, Haidar Masyhur. “Understanding Human Rights in Islam: The Ideas of Abdullah Bin Bayyah.” Muẚṣarah: Jurnal Kajian Islam Kontemporer 5, no. 1 (2023): 1–9. https://doi.org/10.18592/msr.v5i1.10231.

Hadits.id. “Hadits Bukhari No. 7099 | Bab.” hadits.id. Accessed January 7, 2026. https://www.hadits.id/hadits/bukhari/7099.

“Hadits Bukhari No. 5096 | Bab Apa Yang Dihindari Dari Keburukan Wanita.” Accessed January 8, 2026. https://www.hadits.id/hadits/bukhari/5096.

“Hadits Muslim No. 2740 | Bab Kebanyakan Penghuni Surga Adalah Orang-Orang Miskin Dan Kebanyakan Penghuni Neraka Adalah Wanita Serta Penjelasan Fitnah Yang Terjadi Pada Wanita.” Accessed January 8, 2026. https://www.hadits.id/hadits/muslim/2740.

Isnaini, M., Anis Dwi Winarsih, and Karlina Karadila Yustisia. “Gender Representation in Religious Sermons: A Critical Language Study of Popular Indonesian Preachers on YouTube.” KOMUNITAS 16, no. 1 (June 30, 2025): 103–13. https://doi.org/10.20414/KOMUNITAS.V16I1.13929.

Manzur, Ibnu. Lisanul Arab Jilid 13. Qum Iran: Nasyrul adabi hauzah, n.d.

Mundzir, Muhammad, and Rania Nurul Rizqia. “HADIS PENGAKUAN ATAS HAK-HAK PEREMPUAN: Reinterpretasi Muhammad Al-Ghazali.” Tahdis 10, no. 2 (2019): 125–54. https://doi.org/10.24252/tahdis.v10i2.11086.

Pemahaman, Metodologi, Sunnah Yusuf Al-Qaradhawi, Sansan Ziaul Haq, and Asep Salahudin. “Moderasi Di Atas Tekstualisme-Kontekstualisme: Metodologi Pemahaman Sunnah Yusuf Al-Qaradhawi.” AL QUDS : Jurnal Studi Alquran Dan Hadis 6, no. 3 (October 1, 2022): 2580–3190. https://doi.org/10.29240/ALQUDS.V6I3.4057.

Putri, Deswanti Nabilah, Wildan Taufiq, and Ahmad Izzan. “Kepemimpinan Perempuan Dalam Tafsir At-Tabari Dan Tafsir Al-Mishbāh.” Mashadiruna Jurnal Ilmu Al-Qur’an Dan Tafsir 3, no. 1 (2024): 61–74. https://doi.org/10.15575/mjiat.v3i1.33962.

Ramdan, Wahyu, Tri Handoko, Romlah Abubakar Askar, M Suparta 123magister Pendidikan, Agama Islam, Uin Syarif, and Hidayatullah Jakarta. “Pemikiran Muhammad Al-Ghazali Dalam Studi Hadis: Telaah Kritis Atas Kitab Al-Sunnah Al-Nabawiyah Baina Ahl Al-Fiqh Wa Ahl Al-Hadits.” Socius: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial 2, no. 10 (May 14, 2025). https://doi.org/10.5281/ZENODO.15402427.

Siregar, Idris, and Alwi Padly Harahap. “Kontekstualisasi Hadis Tentang Kurangnya Kecerdasan Perempuan Dan Agama.” TAJDID: Jurnal Ilmu Ushuluddin 23, no. 1 (2024): 218–57. https://doi.org/10.30631/tjd.v23i1.442.

Suardi, Didi. “METODE PEMAHAMAN HADIST MENURUT MUHAMMAD AL-GHAZALI” 32, no. 3 (2021): 167–86. https://doi.org/10.35132/albayan.v4i1.104.

Thabari, Ibnu Jarir ath. Jami` Al-Bayan `an Ta’wil Ayi Alquran Terjemahan Jilid 4. Jakarta: Pustaka Azzam, 2007.

Downloads

Published

2025-10-30

How to Cite

Nur, I. (2025). Hadith Authority and Gender: the Problematics of Interpreting Hadith on Women in the Public Sphere. El-Sunan: Journal of Hadith and Religious Studies, 3(2), 258–281. https://doi.org/10.22373/el-sunan.v3i2.9611

Issue

Section

Articles