Strategi Program Siap Pakai Berbasis Digital untuk Meningkatkan Partisipasi dan Transparansi Pengelolaan di LAZ Sidogiri Sidoarjo
DOI:
https://doi.org/10.22373/aiszawa.v2i1.9774Keywords:
Zakat Transparency, Ready-to-Use Program, Digital Media, Zakat ManagementAbstract
Lack of transparency remains a major challenge in the collection and distribution of zakat
in Indonesia, including the limited availability of open information regarding the amount of zakat collected
and how the funds are managed and distributed. This study aims to analyze how the implementation of
ready-to-use program strategies supported by visual and digital media can enhance participation and
transparency in zakat management at LAZ Sidogiri Sidoarjo. This research adopts a qualitative approach
using in-depth interviews with both management and donors. The results indicate that presenting
programs openly through digital media featuring infographics, visual documentation, and engaging
content effectively builds public trust in the institution. This transparency encourages increased donor
participation, as they can clearly see how the funds are allocated. The study highlights the importance of
utilizing information technology and digital communication strategies to strengthen accountability and
improve the effectiveness of fundraising in zakat management institutions.
References
Amiruddin K. (2014). “Model – Model Pengelolaan Zakat Di Dunia Muslim.”
EL-Qist 4(02):837–61.
Andriyanto, Irsyad. (2011). “Strategi Pengelolaan Zakat Produktif Dalam
Pengentasan Kemiskinan.” Jurnal Bina Bangsa Ekonomika 15(1):151–58.
Bachmid, Gamsir, Ubud Salim, Armanu, and Djumahir. (2012). “Perilaku
Muzakki Dalam Membayar Zakat Mal (Studi Fenomenologi Pengalaman
Muzakki Di Kota Kendari ).” Jurnal Aplikasi Manajemen 10(2):425–36.
Fahrurrozi. (2012). “Strategi Penggalangan Dana Untuk Pendidikan.” Millah
Jurnal Studi Agama XI:423–52.
Faisal. (2011). “Sejarah Pengelolaan Zakat Di Dunia Muslim Dan Indonesia
(Pendekatan Teori Investigasi-Sejarah Charles Peirce Dan Defisit
Kebenaran Lieven Boeve).” Analisis ; Jurnal Studi Keislaman XI(2):241
72.
Huda, Nurul, Effendi Zain, and Zulihar. (2012). “Zakat Dalam Pendekatan
Kontemporer.” Pro Bisnis 5(1):1–22.
Ibrahim, Mohd Faisol. (2015). “Sistem Pengurusan Zakat Di Malaysia:
Analisis Strategi Penyebaran Maklumat Menerusi Laman Sesawang.”
Jurnal Pengurusan 42(June):119–30.
Khasan, Moh. (2011). “Zakat Dan Sistem Sosial-Ekonomi Dalam Islam.”
Dimas: Jurnal Pemikiran Agama Untuk Pemberdayaan 11(2):151–72.
Khasanah, Umrotul. (2005). “Analisis Model Pengelolaan Dana Zakat Di
Indonesia : Kajian Terhadap Badan Amil Zakat Dan Lembaga Amil
Zakat.” Ulul Albab 6(1):197–224.
Kusumasari, Indri, Jajang Suryana, and Agus Sudarmawan. (2014). “Penerapan
3 (Tiga) Model Pembelajaran Tematik Seni Rupa Di Kelas B1 TK
Kusuma Negara, Kabupaten Jembrana.” 3(1).
Lapopo, Jumadin. (2012). “Fitrah Terhadap Penurunan Kemiskinan Di
Indonesia Periode 1998 - 2010.” Media Ekonomi 20(1):83–109.
Machmud, Amir. (2013). “Strategi Pemberdayaan Usaha Mikro Kecil
Menengah Melalui Peran Lembaga Keuangan Syariah Dalam Upaya
Pengentasan Kemiskinan Di Indonesia.” 2018.
Maguni, Wahyuddin. (2013). “Peran Fungsi Manajemen Dalam
Pendistribusian Zakat : Distribusi Zakat Dari Muzakki Ke Mustahik Pada
BAZ.” Jurnal Al-‘Adl 6(1):157–83.
Mubarok, Abdulloh, and Baihaqi Fanani. (2014). “Penghimpunan Dana Zakat
Nasional (Potensi, Realisasi Dan Peran Penting Organisasi Pengelola
Zakat).” 7–16.
Muhammadiyah, Pimpinan Pusat. (2010). “Tanfidz Keputusan Muktamar Satu
Abad Muhamadiyah.” Tanfidz Keputusan Muktamar Satu Abad
Muhammadiyah (September):128.
Mulyadi, Mohammad. (2012). “Riset Desain Dalam Metodologi Penelitian.”
Jurnal Studi Komunikasi Dan Media 16(1):71.
Murtiyani, Siti, and Azinuddin Syaiful Haq. (2012). “Pengaruh Pengungkapan
Corporate Social Responsibility (CSR), Good Corporate Governance
(GCG), Dan Shariah Compliance Terhadap Kinerja Keuangan Perbankan
Syariah.” Jurnal Ekonomi IslamPengaruh Pengungkapan Corporate
Social Responsibility (CSR), Good Corporate Governance (GCG), Dan
Shariah Compliance Terhadap Kinerja Keuangan Perbankan Syariah
7(2).
Nurlaelatul, Afifah. (2011). “Strategi Fundraising Program Pemberdayaan
Ekonomi (Senyum Mandiri) Pada Rumah Zakat.” 1–107.
P, Ari Kristin, and Umi Khoirul Umah. (2011). “Penerapan Akuntansi Zakat
Pada Lembaga Amil Zakat.” Http://Jurnal.Unimus.Ac.Id 7(109):68–97.
Rahayu, Nurul Widyawati Islami. (2014). “Lembaga Amil Zakat, Politik Lokal,
Dan Good Governance Di Jember.” KARSA: Jurnal Sosial Dan Budaya
Keislaman 22(2):207.
Sahida, Gayan Asykar, Aldy Komara Bintang, and Aisyah Miratil Hayati.
(2013). “Perspektif Islamic Moral Economy (Ime) Terhadap Gig
Economy: Tantangan Keadilan Dan Kesejahteraan Pekerja Di Era
Digital.”
Az-Zarqa’: Jurnal Hukum Bisnis Islam 5(1). doi:
10.14421/vds9z434.
Septiarini, Dina Fitrisia. (2011). “Pengaruh Transparansi Dan Akuntabilitas
Terhadap Pengumpulan Dana Zakat, Infaq Dan Shodaqoh Pada Laz Di
Surabaya.” AKRUAL: Jurnal Akuntansi 2(2):172.
Shulthoni, Muhammad. (2012). “Kitab Al-Kharaj: Studi Terhadap Konsep
Keuangan Publik Yahya Bin Adam.” 2:306–12.
Sidogiri, Laz. n.d. “Pofil LAZ Sidogiti.”
Solihin, Nur. (2011). “Pelaksanaan Pendistribusian Zakat Fitrah Di Desa
Merempan Hilir Kecamatan Mempura Ditinjau Menurut Hukum Islam.”
Syauqi Beik, Irfan, and Izzatul Mabniyyah Alhasanah. (2012). “Analisis
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Tingkat Partisipasi Dan Pemilihan
Tempat Berzakat Dan Berinfak.” Jurnal Ekonomi & Keuangan Islam
2(1):67–75.
Tobing, Elisha Maris. (2014). “Subjective Well-Being Pada Relawan
Skizofrenia Yayasan Sosial Joint Adulam Ministry (JAM) Di Samarinda.”
Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi 2(3).
Ubaidillah, M. Hasan. (2008). “Kontribusi Hukum Islam Dalam Mewujudkan
Good Governance Di Indonesia.” Al-Qanun: Jurnal Pemikiran Dan
Pembaharuan Hukum Islam 11(1 Juni):112–41.
Zakaria Batu Bara. (2010). “Analisis Metode Perhitungan Zakat Perusahaan.”
Jurnal Institut Syariah 1(2):120–30.
“Transformation of Zakat and Waqf in the Digital Era: